Hanya Singkatan untuk Promo di Bulan Oktober, Beli Rumah Bonus Janda Muda Ternyata Cuma Gimik

Marketing Perumahan Orcid Residence, Rizal, mengatakan, hal tersebut memang sengaja dilakukan pihaknya demi menarik para calon pembeli.

Hanya Singkatan untuk Promo di Bulan Oktober, Beli Rumah Bonus Janda Muda Ternyata Cuma Gimik
WARTA KOTA/VINI RIZKI AMELIA
Satpol PP Kota Depok menertibkan semua spanduk bertuliskan Beli Rumah Bonus Janda Muda yang terpampang disejumlah tiang listrik di pinggir jalan wilayah Sawangan dan Bojongsari, Depok, Selasa (15/10/2019).

Setelah sempat menghebohkan warga sekitar, spanduk perumahan yang bertuliskan Beli Rumah Bonus Janda Muda, akhirnya terkuak.

Marketing Perumahan Orcid Residence, Rizal, mengatakan, hal tersebut memang sengaja dilakukan pihaknya demi menarik para calon pembeli.

Namun kenyataannya, Janda Muda memiliki arti bukan sebenarnya. Lalu, apakah itu?

“Janda Muda itu singkatan untuk promo kita di bulan ini,” tutur Rizal saat dihubungi Wartakotalive.com, Selasa (15/10/2019).

Ternyata, kepanjangan dari Janda Muda ini adalah Jaminan Asuransi Kebakaran dan Surat-surat Aman.

Jadi, pihak perumahan memberikan promo dan layanan jika konsumen membeli rumah di Perumahan Orcid Residence yang berada di Kampung Tajur, Kabupaten Bogor belakang Pasar Parung.

“Jadi, nggak ada (Janda Muda) hanya gimik saja dan itu singkatan saja. Ini salah persepsi dan kami tidak bisa menyediakan janda muda itu,” papar Rizal.

Spanduk tersebut diketahui terpampang di pinggir jalan kawasan Sawangan dan Bojongsari.

Dengan tulisannya yang dianggap tak pantas, Kepala Seksiie Ketentraman Ketertiban Umum Satpol PP Kota Depok, Agus Muhammad, mengatakan, spanduk perumahan itu sudah ditertibkan di dua kecamatan.

Total jumlah spanduk yang ditertibkan oleh Satpol PP Depok sebanyak 40 spanduk.

“Kita sudah copot spanduknya, karena melanggar ketertiban umum, spanduk itu kita copot di Jalan Raya Cinangka, dan Jalan Raya Bojongsari,” tutur Agus.

Agus mengatakan, untuk perumahan yang memasang spanduk itu bukan berada di wilayah Depok melainkan di luar kota Depok.

Itu artinya, Pemkot Depok tak bisa menindak perumahan tersebut.

“Bukan di Depok perumahannya, kami hanya menertibkan spanduknya saja,” papar Agus.

Hadapi Para Wajib Pajak yang Membandel, Wali Kota Airin Siapkan Pasukan Juru Sita Bersertifikat

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved