Unjuk Rasa Mahasiswa

Dua Mahasiswa Mengaku Dianiaya Oknum Polisi di Sekitar DPR, Lapor ke Propam Tanpa Bukti Visum

DUA mahasiswa Universitas Krisnadwipayana (Unkris) melaporkan dugaan penganiayaan oleh oknum polisi, ke Propam Polda Metro Jaya.

Dua Mahasiswa Mengaku Dianiaya Oknum Polisi di Sekitar DPR, Lapor ke Propam Tanpa Bukti Visum
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Mahasiswa menyampaikan orasi di Depan Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019). 

DUA mahasiswa Universitas Krisnadwipayana (Unkris) melaporkan dugaan penganiayaan oleh oknum polisi, ke Propam Polda Metro Jaya.

Kedua mahasiswa tersebut adalah Gusti Aji Pangestu dan Mohammad Yoverly.

Mereka mengaku dianiaya oknum polisi di depan Gedung DPR, Jakarta Pusat, 24 September 2019.

Kakek Ini 13 Tahun Tinggal di Gubuk Bekas Kandang Ayam, Lumpuh Total dan Sebatang Kara

Laporan tersebut terdaftar dalam nomor laporan STPL/44/X/REN.4.1.1/2019/Subbagyanduan.

Dalam laporan tersebut, Gusti Aji hanya menyertakan barang bukti berupa keterangan lisan.

"(Barang buktinya) apa adanya (hanya keterangan lisan dan enggak ada bukti visum)," kata Gusti Aji di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2019).

FOTO-FOTO Penampakan Gerbong LRT Jabodebek, Tarifnya Bakal Dipatok Rp 12 Ribu

Yoverly berperan sebagai saksi dalam laporan yang dibuat Gusti Aji.

Dirinya juga mengaku mengalami penganiayaan saat itu.

Gusti Aji berharap, Propam dapat menindak tegas aparat yang terbukti menganiaya mahasiswa saat aksi unjuk rasa.

Pengamat Nilai Tak Bijak Anggota TNI Dihukum karena Istri Nyinyir di Medsos Soal Penikaman Wiranto

"Harapannya mengusut tuntas, bagaimana caranya yang melakukan tindakan represif ini bisa ditindak tegas sesuai sanksi."

Halaman
123
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved