Berita Video

VIDEO: Ada Kampung Jahe di Bugel, Karawaci Kota Tangerang

Selain menanam di rumah masing-masing, beberapa warga juga membuat kebun sederhana yang masih berada di kompleksnya.

VIDEO: Ada Kampung Jahe di Bugel, Karawaci Kota Tangerang
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
RW 07, Kelurahan Bugel, Karawaci, Kota Tangerang, mendapat julukan Kampung Jahe dari Pemerintah Kota Tangerang karena aktivitas warganya yang secara konsisten menanam jahe, kemudian mengolah dan menjual hasil produksi jahe. 

Sekelompok warga di Kota Tangerang beramai-ramai menanam dan memelihara tanaman jahe sampai memproduksi kemudian menjualnya.

Aktivitas warga RW 07, Kelurahan Bugel, Karawaci, Kota Tangerang itu membuat Pemerintah Kota Tangerang yang sedang menggalakan kampung tematik menyebutnya sebagai Kampung Jahe.

Sekretaris Kelompok Wanita Tani (KWT) Kenangan, Daru Riayingsih menjelaskan, kesibukan warganya menanam hingga mengolah jahe berawal dari Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang yang memberikan sejumlah bibit jahe merah pada November 2018.

Warga yang sudah aktif menanam berbagai jenis sayuran di area rumahnya itu pun menyambut baik pemberian DKP Kota Tangerang.

"Kita dulu sudah punya kegiatan KWT, dari dinas DKP kita ditunjuk ikut program kampung tematik, makanya kita disebutnya Kampung Jahe," kata Daru kepada Warta Kota, Senin (14/10/2019).

Selain menanam di rumah masing-masing, beberapa warga juga membuat kebun sederhana yang masih berada di kompleksnya.

Di tempat itu, tanaman jahe tampak berjajar di dalam karung-karung. Selain jahe, berbagai jenis tanaman sayur juga berada di kebun itu.

Sebelum warga gencar untuk mengolah jahe, Ketua Kampung Jahe, Bowo sudah memiliki rumah produksi olahan jahe menjadi bentuk lain.

Dari rumah produksi itu lah warga ikut belajar mengolah jahe yang disebut-sebut memiliki berbagai khasiat untuk kesehatan.

"Sebelum ada Kampung Jahe, Ibu Bowo sudah punya rumah produksi, jahe instan, jahe sirup. Warga sekitar yang ikut menanam bisa dodol jahe, keripik jahe, permen jahe, sirup jahe, instan jahe juga," tutur Daru.

Meski belum genap satu tahun, Kampung Jahe sudah mulai menjajakan hasil olahan jahenya mulai dari ke sesama tetangga, rekan kantor, hingga luar negeri.

Dengan adanya julukan Kampung Jahe dari Pemerintah Kota Tangerang, Daru berharap warga lain yang belum aktif memelihara jahe bisa ikut menanam hingga mengolahnya.

"Kita harapannya warga bisa lebih antusias lagi dengan adanya sebutan Kampung Jahe," ujarnya.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved