Terik Matahari Siang Hari di Kota Bekasi Bikin Kepala Pusing, Ini Penyebabnya

Terik Matahari Siang Hari di Kota Bekasi Bikin Kepala Pusing. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Terik Matahari Siang Hari di Kota Bekasi Bikin Kepala Pusing, Ini Penyebabnya
Warta Kota/Muhammad Azzam
Siang hari di Kota Bekasi. 

SUHU tidak biasa dirasakan oleh masyarakat Kota Bekasi sepekan terakhir.

Suhu Normal Bekasi berada di angka 26 - 30 derajat celcius. Namun beberapa hari ini suhu panas terasa lebih menyengat pada siang hari.

Pada Senin (14/10/2019), sekitar pukul 13:30 WIB notifikasi Google menunjukkan suhu di area sekitar menunjukkan angka 36 derajat celcius. Kondisi suhu itu cukup terik dan menyengat di kulit.

Pemotor Terlindas Truk Bak Hijau di Bintaro, Sopir Kabur

"Iya lebih panas, sudah seminggu terakhir ini rasanya panas bangat," ujar salah satu warga Kota Bekasi, Elvin Nur Fadhilla (18), Senin (14/10/2019).

Elvin menyebut terik matahari ini membuatnya sakit kepala dan mudah terserang sakit.

"Ini jadi sakit kepala sama tenggorokan sakit. Kan enak panas panas minum es tapi malah sakit," ucap dia.

Suhu udara sangat menyengat pada rentan pukul 13:00 WIB hingga pukul 14:00 WIB di wilayah Kota Bekasi. Pada waktu tersebut suhu berkisar diangka 34-36°C. Kondisi ini tidak jauh berbeda dengan wilayah sekitar Jabodetabek.

Atas kondisi cuaca seperti itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bekasi Kamaruddin Askar mengatakan untuk menghadapi kondisi seperti ini, warga diminta untuk tidak terlalu lama beraktivitas diluar ruangan.

Kecelakaan Maut Truk dan Pemotor di Bintaro, Satu Tewas di Tempat

Gangguan kesehatan yang mungkin dialami yakni tubuh kehilangan cairan atau dehidrasi.

"Cuaca ini kan dialami hampir seluruh wilayah khususnya Jabodetabek. Saran saya jangan terlalu lama berada diluar rumah, banyak minum supaya tidak dehidrasi," kata Kamaruddin.

Adapun dampak dari terik matahari ini yakni mulut menjadi kering, mengantuk, kehausan, aliran urin menjadi lebih sedikit, air mata menjadi lebih sedikit, sembelit, kulit menjadi lebih kering, sampai dengan sakit kepala.

"Intinya perbanyak minum air putih, kurangi aktifitas siang hari atau minimal pakai alat pelindung kepala agar sinar matahari tak langsung menyorot," kata dia.

Kasubid Analisis Informasi Iklim Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Adi Ripaldi mengatakan kondisi ini dialami hampir di seluruh wilayah, terlebih Jabodetabek.

Suhu maksimal bisa berkisar 34 sampai 36 derajat celcius. Suhu maksimal itu akan terjadi pukul 13.00 hingga 14.00 WIB.

Sulli Meninggal Dunia, Super Junior Batalkan Siaran Langsung di V

"Tapi untuk saat ini karena tiga hari kemarin terjadi hujan wilayah Jabodetabek relatif adem bahkan berdasarkan prediksi akhir bulan ini akan mulai memasuki musim hujan," paparnya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved