Susi Pudjiastuti Berharap Kebijakan Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan Terus Dilanjutkan Penerusnya

MENTERI Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti berharap semua kebijakannya dapat dipertahankan pemerintahan selanjutnya.

Susi Pudjiastuti Berharap Kebijakan Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan Terus Dilanjutkan Penerusnya
KOMPAS.com/RAJA UMAR
Kolase Menteri Susi Pudjiastuti dan kapal ikan Andrey Dolgov. 

Hal itu ia katakan saat konferensi pers sekaligus penyerahan penghargaan penegak hukum bidang kelautan dan perikanan, di Gedung Mina Bahari IV, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

 Prabowo Kecewa Gerindra Tak Dapat Jatah Ketua MPR, Kursi Menteri Disebut-sebut Bakal Jadi Gantinya

Konferensi pers ini digelar sebagai bentuk apresiasi penggagalan penyelundupan benih lobster ilegal oleh aparat penegak hukum di beberapa wilayah di Indonesia.

Acara ini turut dihadiri oleh Kabareskrim Polri Irjen Idham Aziz dan Danlantamal III Jakarta Brigjen TNI (Mar) Hermanto.

Juga, Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan KKP ‎(Kepala BKIPM) Rina, hingga jajaran Danlantamal daerah.

 Gerindra Tawarkan Konsep Setelah Ditawarkan Masuk Kabinet Jokowi, Jika Setuju Baru Tunjuk Orang

Susi Pudjiastuti terlihat santai dan tanpa beban. Dia menggunakan dress batik cokleat selutut, dilengkapi syal merah dengan rambut terurai.

"Saya hanya menerima foto bersama saja, kalau foto ayo. Kalau wawancara tanya-tanya nanti saja," ujarnya.

Merespons itu, awak media langsung berebut untuk bisa berswafoto dengan menteri yang terkenal dengan penampilan nyentriknya itu.

 Proyektil yang Tewaskan Mahasiswa Kendari dan Serempet Ibu Hamil Diuji ke Belanda dan Australia

‎‎Selain berswafoto dengan awak media, Susi Pudjiastuti juga menyempatkan diri foto bersama para pegawai KKP.

Senyum mengembang hingga rangkulan hangat diperlihatkan Susi Pudjiastuti.

Masa jabatan Susi Pudjiastuti sebagai Menteri Kalautann dan Perikanan, akan berakhir pada Minggu (20/10/2019) pekan depan.

 Munarman Bantah Dapat Laporan dari Penganiaya Ninoy Karundeng, tapi Akui Minta Rekaman CCTV Masjid

Dalam beberapa kesempatan, di antaranya saat penenggelaman kapal di Pontianak dan Natuna, ia selalu mengatakan kegiatan itu adalah yang terakhir kalinya.

Dia menyebut penenggelaman 40 kapal selama dua hari di dua lokasi itu adalah kegiatan penenggelaman penutup, selama dirinya menjabat Menteri KKP.

"Ini penenggelaman terakhir oleh saya."

 Soroti Dinasti Politik, KPK: Apakah Anak Kepala Daerah Harus Jadi Kepala Daerah Juga?

"Selama dua hari ini kami sudah menenggelamkan 40 kapal asing pencuri ikan di Pontianak dan natuna," katanya di Selat Lampa, Natuna‎, Kepulauan Riau, Senin (7/10/2019).

Susi Pudjiastuti menambahkan, selama menjabat Menteri KKP, dia sudah menenggelamkan 556 kapal asing pencuri ikan. Mayoritas berasal dari Vietnam.

Sebelumnya, Susi Pudjiastuti dan Menteri Keuangan Sri Mulyani, berbicara dalam Gerakan Nasional 1000 Startup Digital 'Ignite The Nation 1000 Startup Digital Indonesia'.

 Sekjen PA 212 Jadi Tersangka ke-12 Kasus Penganiayaan dan Penculikan Relawan Jokowi Ninoy Karundeng

Acara ini dihadiri oleh ratusan anak muda dan perwakilan dari beberapa startup ternama di Indonesia, seperti Bukalapak, Tokopedia, hingga Traveloka.

Dalam acara ini, Susi Pudjiastuti sempat mengeluh soal lambannya proses transparansi dan pengunggahan data secara online di kementerian yang dia pimpin.

 Kronologi Dua Anggota TNI Ditembak KSB Saat Antar Logistik di Papua, Sempat Kontak Tembak 20 Menit

Bahkan, terkadang butuh waktu hingga 3 bulan untuk sekadar mengunggah data perizinan kapal.

Ada juga data penerimaan dari kapal yang baru diunggah hingga 3 bulan lamanya di laman resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Seperti tarik gigi kerbau,” seloroh Susi Pudjiastuti menggambarkan kesulitan yang dia alami, di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (18/8/2019).

 Jokowi Sindir Kebiasaan Pejabat Studi Banding ke Luar Negeri, Begini Reaksi Fadli Zon

Sedangkan di maskapai Susi Air yang dia pimpin, proses-proses tersebut bisa berjalan cepat.

Soal hal ini, Susi Pudjiastuti mengaku sering mengadu ke Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

“Paling ngomel-ngomel sama Bu Sri aja. Saya SMS, tet tet tet tet,” ungkapnya.

 Soal Pemindahan Ibu Kota, Fadli Zon: Uangnya dari Mana? Jangan Sampai Mengundang Keterlibatan Asing

Lalu, Susi Pudjiastuti menyebut Sri Mulyani hanya menjawab, “sabar.”

Susi Pudjiastuti mengaku tak puas dengan jawaban rekannya di pemerintahan tersebut.

Ask me to do anything, everything, but not to be patient (sabar),” kata Susi Pudjiastuti.

 Upacara di Pulau Reklamasi, Anies Baswedan: Ini Lahan Milik Republik Indonesia

Bagi Susi Pudjiastuti, kesabaran tersebut tidak hanya membutuhkan waktu, tapi juga butuh energi.

Dia tak terlalu suka bersabar karena membuang-buang waktu.

“Apalagi untuk bikin sabar hal yang stupid dan idiot,” kata Susi Pudjiastuti, disambut gelak tawa dan tepuk tangan peserta acara.

 Hadiri Upacara HUT ke-74 RI di Istana, Maruf Amin Tampil Tanpa Sarung

Saat itulah, Sri Mulyani yang berada di samping Susi Pudjiastuti langsung menimpalinya sembari mengelus-elus pundak Susi Pudjiastuti.

“Curcol nih, curcol, curcol.”

Curcol adalah istilah kekinian yang berarti curahan hati colongan.

 Ini Sosok Gadis Manis Pembawa Baki Bendera Saat HUT ke-74 RI di Istana

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti 'marah-marah' saat menyampaikan sambutannya dalam kegiatan 'Gelar Rencana Pengadaan Barang dan Jasa 2019'.

Suaranya meninggi ketika menyampaikan keluh kesahnya di hadapan para pejabat kementerian yang dipimpinnya, Pejabat Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), serta para penyedia barang dan jasa yang hadir.

Penampilannya memang sangat cantik kali ini, ia mengenakan midi dress berwarna gelap yang dipadukan kain bercorak.

 Peneliti LIPI Sarankan Pemilu 2019 di Papua Ditunda

Namun, sikapnya yang selalu frontal dalam menyampaikan pendapat, kembali mencuri perhatian. Sejak awal menaiki podium untuk menyampaikan pidatonya itu, wajahnya memang cukup tegang.

Hingga akhirnya ia menumpahkan keluh kesahnya selama menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, terutama pada bidang pengadaan barang dan jasa.

Ia mengakui selama ini dirinya memiliki masterplan.

 Kasatpol PP DKI Jakarta Sempat Salah Sebut Usia RI Saat Jadi Komandan Upacara di Pulau Reklamasi

Setidaknya ia berharap ada di antara beberapa rencananya itu yang tercapai.

Seperti, pembangunan 40 politeknik Kelautan dan Perikanan, pembuatan sepuluh ribu kapal kecil dan seribu kapal 60 GT, serta pembangunan 20 Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT).

Semua itu merupakan impian yang telah lama ia ingin wujudkan.

 La Nyalla Mattalitti: Lupakan Prabowo

"Saya punya masterplan, paling tidak 40 politeknik jadi."

"10 ribu kapal kecil, seribu kapal 60 GT, 20 SKPT, itu rencana semua," ujar Susi Pudjiastuti di Gedung Mina Bahari III, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Kamis (20/12/2018).

Perempuan yang terkenal dengan jargon 'Tenggelamkan' itu menegaskan, sejak awal kepemimpinannya di KKP, hanya kurang dari 10 persen rencananya yang terealisasikan.

 HUT ke-74 RI, Rizal Ramli Sebut Nasionalisme Indonesia Sekadar Slogan dan Romantika

Padahal, ia akan segera melepas jabatannya pada akhir Oktober mendatang.

"Tahun depan selesai (masa) kerja saya Oktober tanggal 20, (tapi) apa yang saya dapat? Dari saya punya planning, mimpi, hanya 10 persen saja tidak (tercapai)," keluh Susi Pudjiastuti.

 Hadiri Sidang Cerai, Mata Gisella Anastasia Sembab

Kendati demikian, masih ada hal yang membuatnya bangga lantaran dirinya mengklaim telah berhasil membuat populasi ikan di Indonesia bertambah menjadi dua kali lipat.

"Tapi yang menggembirakan laut Indonesia stok ikannya sudah dua kali lipat," ucap Susi Pudjiastuti. (Rina Ayu)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved