Breaking News:

Pendidikan

OJK Dukung Program Pemprov DKI, Ayo Menabung dengan Sampah

Program ini juga mendongkrak jumlah pengguna rekening di kalangan pelajar maupun agen bank.

Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Pemprov DKI menggandeng Otoritas Jasa Keuangan dan PT Bank Negara Indonesia dalam program Ayo Menabung dengan Sampah yang dicanangkan di Balai Kota DKI, Senin (14/10/2019). 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendukung program Pemprov DKI terkait gerakan Ayo Menabung dengan Sampah di kalangan pelajar.

OJK menilai program ini menimbulkan semangat bagi pelajar untuk menabung saat mengenyam pendidikan di sekolah.

“Ini gerakan menabung dengan inovasi, karena mereka akan mendapatkan duit bila menyetor sampah an-organik kepada bank sampah,” kata Anggota Dewan Komisioner OJK bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Tirta Segara, Senin (14/10/2019).

DKI Gandeng OJK dan BNI di Program Ayo Menabung dengan Sampah

Tirta mengatakan, program ini juga mendongkrak jumlah pengguna rekening di kalangan pelajar maupun agen bank.

Bahkan peningkatannya mencapai 34 persen atau sekitar 120.000 rekening dari angka sebelumnya.

“Kegiatan semacam ini adalah inovasi baru dalam mendidik, mendorong literasi dan inklusi keuangan. Jadi pelajar dididik sekaligus bukan hanya hemat dalam keuangan melalui menabung tapi juga memelihara lingkungan,” ujar Tirta.

Gerakan Ayo Menabung dengan Sampah, DKI Targetkan 233 Bank Sampah di Jakbar dan Jakut

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Andono Warih mengatakan, uang dari penjualan sampah an-organik yang disetor pelajar kepada bank sampah akan dikirim ke rekening bank mereka.

Duit yang dikirim juga tergantung dari jumlah sampah an-organik yang mereka setor.

“Di sinilah ada kolaborasi antara Pemprov DKI dengan perbankan dalam upaya mengurangi sampah an-organik dari sumbernya (masyarakat), karena mereka membantu dalam memilahnya,” kata Andono.

Atasi Sampah, Dinas LH DKI Kerja Sama dengan BPBD dan BMKG Pantau Cuaca

Kata dia, di setiap sekolah terdapat bank sampah. Melalui bank sampah itu, mereka akan meregistrasi para pelajar menjadi nasabah bank yang sudah menjalin kerjasama dengan DKI.

“Sampah an-organik nanti dikonfersi sebagai tabungan dan dari perwakilan OJK ada 12 bank yang terlibat inklusifitas keuanga dalam program ini,"  jelasnya. 

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved