Bisnis

Demi PR Value Lebih Akurat, APPRI Luncurkan Standarisasi Rate Card dan Measurement Kehumasan

ASOSIASI Perusahaan Public Relations Indonesia (APPRI) meluncurkan Standarisasi Rate Card dan Measurement untuk industri kehumasan Indonesia.

Demi PR Value Lebih Akurat, APPRI Luncurkan Standarisasi Rate Card dan Measurement Kehumasan
Istimewa
Maria Wongsonagoro sebagai salah satu PR Guru Indonesia memberikan arahan kepada peserta meet up APPRI 

Diharapkan, dengan ada Standarisasi APPRI ini menjadi awal dari kesolidan agensi public relations dan agensi digital lokal untuk berkolaborasi.

ASOSIASI Perusahaan Public Relations Indonesia (APPRI) meluncurkan Standarisasi Rate Card dan Measurement untuk industri kehumasan Indonesia.

Standarisasi APPRI ini berisi formula baru untuk mengukur hasil publikasi pemberitaan media, supaya nilai publikasi (PR Value) lebih akurat dan didasarkan pada konsensus bersama.

Ketua Umum APPRI Jojo S Nugroho mengatakan, standarisasi rate card dan measurement ini dinilai penting bagi agensi (Public Relations dan Digital) untuk punya standarisasi agar para pelaku industri Public Relations (PR) tidak terjebak dengan strategi banting harga, tapi lebih bersaing dalam hal kualitas jasa kepada klien.

“Standarisasi ini hasil diskusi dari tim gugus tugas kecil yang dibentuk dan terdiri dari perwakilan beberapa agensi anggota APPRI dalam beberapa bulan, sehingga kami berharap hasil ini bisa diterima oleh dunia kehumasan di tanah air,” ujar Jojo, dalam keterangan tertulis, Jumat (11/10/2019).

Bima Marzuki dari Media Buffet PR memberikan paparan mengenai standarisasi rate card
Bima Marzuki dari Media Buffet PR memberikan paparan mengenai standarisasi rate card (Istimewa)

Ada sekitar 18 jenis jasa Public Relations dalam standarisasi ini yang telah disepakati tarif bawahnya.

Mulai dari jasa Media Relations (seperti konferensi pers), Media Monitoring, sampai biaya jasa mengelola akun media sosial.

“Selama ini pengukuran hasil kerja konsultan PR selalu disetarakan dengan nilai di industri periklanan. Karena itu, dengan peluncuran ini kami berharap para klien bisa memahami dan mengapresiasi,” tegas Jojo.

Ia berharap, dengan ada Standarisasi APPRI ini menjadi awal dari kesolidan agensi public relations dan agensi digital lokal untuk berkolaborasi.

Maria Wongsonagoro sebagai salah satu PR Guru Indonesia memberikan arahan kepada peserta meet up APPRI
Maria Wongsonagoro sebagai salah satu PR Guru Indonesia memberikan arahan kepada peserta meet up APPRI (Istimewa)

Kemajuan industri PR

Sementara itu, dalam kesempatanyang sama, PR Guru Indonesia Maria Wongsonagoro dan Miranti Abidin turut hadir dan mengapresiasi peluncuran Standarisasi APPRI ini.

“Ini penting untuk kemajuan industri PR di Indonesia,” ujar Maria.

Sementara Miranti menambahkan bahwa standarisasi ini sudah lama diidamkan.

“Sebagai pendiri APPRI, kami sudah lama memimpikan standarisasi ini dan kami bahagia akhirnya standarisasi ini diluncurkan juga,” tambahnya.

APPRI akan menyebarkan hasil standarisasi rate card dan measurement ini kepada seluruh korporasi yang selama ini sudah, atau baru berencana menggunakan jasa agensi public relations dan digital di Indonesia, baik melalui kunjungan kerja maupun training. 

Penulis: Mochammad Dipa
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved