Breaking News:

Unjuk Rasa Mahasiswa

Awkarin Tidak Tertarik Terjun ke Politik Tidak Kapok Terus Berbuat Kebaikan Meski Diejek Budiman

Aktivis kemanusiaan, Awkarin memilih terus berbuat kebaikan dan tidak tertarik terjun ke politik meski aksinya membuat politisi gerah.

Editor: Gede Moenanto
Kompas.com
Kontroversi kegiatan kemanusiaan yang dilakukan Awkarin membuat gerah politisi Senayan sampai-sampai dikomentari nyinyir oleh politikus PDIP, Budiman Sudjatmikio. 

Sosok aktivis kemanusiaan, Awkarin memilih terus berbuat kebaikan dan tidak tertarik terjun ke politik meski aksinya membuat politisi gerah.

Bahkan sampai politisi Budiman Sudjatmiko menyindir dan nyinyir pada kegiatannya yang mengundang simpati banyak pihak.

Awkarin sendiri menyebut, dirinya tidak tertarik untuk terjun ke politik atau menjadi politisi dalam bio yang ditulis di akunnya.

Kontroversi kegiatan kemanusiaan yang dilakukan Awkarin membuat gerah politisi Senayan sampai-sampai dikomentari nyinyir oleh politikus PDIP, Budiman Sudjatmikio.
Kontroversi kegiatan kemanusiaan yang dilakukan Awkarin membuat gerah politisi Senayan sampai-sampai dikomentari nyinyir oleh politikus PDIP, Budiman Sudjatmikio. (Twitter)

Awkarin rtanpa ragu terjun langsung mendukung kegiatan mahasiswa dan pelajar STM yang berdemonstrasi untuk membagikan air minum dan makanan yang dilakukan dengan kantong pribadinya.

Kontroversi kegiatan kemanusiaan yang dilakukan Awkarin membuat gerah politisi Senayan sampai-sampai dikomentari nyinyir oleh politikus PDIP, yang sebelumnya PRD, Budiman Sudjatmikio.

Sementara itu, diulas Kompas.com, selebgram Karin Novilda atau Awkarin mengajak politisi PDI Perjuangan Budiman Sudjatmikio untuk bertemu.

Reaksi Awakarin ini bermula saat Budiman Sudjatmikio menyebut, kebaikan Awkarin berbasis sensasi, sedangkan Tri Mumpuni berbasis esensi.

Tri Mumpuni merupakan seorang wanita yang berjuang menghidupkan listrik di desa-desa terpencil.

2 contoh kebaikan oleh 2 perempuan: 1. Awkarin & 2. Tri Mumpuni.. Yg pertama basisnya sensasi, yg ke 2 esensi.

Kebaikan harus sensasional tp yg lebih penting juga esensial. Tak cukup salah 1. Budaya kita lebih suka yg pertama, meski tubuh kita butuh yg ke 2. 

Demikian seperti ditulis Budiman melalui akun Twitter-nya @budimandjatmiko seperti dikutip Kompas.com, Senin (14/10/2019).

Karena itu, Awkarin tidak surut.

Dia menantang Budiman Sudjatmikio untuk bertemu.

@budimandjatmiko yuk pak, would be such an honor to meet you in person untuk membahas apa yang bisa kita bantu untuk negara ini.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved