Sukses Mengkonservasi Gajah Sumatera, Kini PT Antam Dukung TSI Kembangbiakan Komodo Dragon

Kepedulian PT. ANTAM terhadap program konservasi yang diberikan kepada TSI telah dilakukan sejak tahun 2014 lalu.

Sukses Mengkonservasi Gajah Sumatera, Kini PT Antam Dukung TSI Kembangbiakan Komodo Dragon
dok TSI
Komodo di konservasi Taman Safari Indonesia 

Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor adalah Lembaga Konservasi terbesar di Indonesia. TSI telah banyak berhasil mengembangbiakkan satwa-satwa liar dilindungi.

Salah satu species yang kembali berhasil oleh TSI adalah Komodo Dragon (Varanus komodoensis).

Kepala Humas TSI Bogor, Yulius Suprihardo mengatakan, pada 10 Februari 2019 lalu, 10 ekor komodo berhasil menetas di TSI. Ini merupakan kali kedua, TSI berhasil mengembangbiakan komodo dari pasangan komodo jantan Rangga dan betina Rinca.

Inkubasi telur komodo berlangsung selama 6.5 bulan sampai 8 bulan di dalam ruang inkubasi yang didesain khusus.

Anak-anak Komodo yang baru menetas nantinya akan dipindahkan ke Habitat Pertumbuhan Anakan Komodo.

TSI dengan dukungan dari PT. ANTAM (Persero) Tbk. dalam program konservasi eksitu membangun habitat Pre-Exhibit.

Pembuatan habitat ini bertujuan untuk pertumbuhan dan pemeliharaan anakan-anakan Komodo.

Kepedulian PT. ANTAM terhadap program konservasi yang diberikan kepada TSI telah dilakukan sejak tahun 2014 lalu.

Yang diawali dengan dukungan Konservasi gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus ), yang kemudian memberikan nama Goldie pada seekor bayi gajah .

Dan pada Selasa, 8 Oktober 2019 sekira pukul 13.00 PT. ANTAM kembali memberikan dukungan terhadap konservasi untuk pembuatan kandang anakan komodo yang telah berhasil menetas beberapa ekor di TSI Cisarua - Bogor.

Halaman
12
Penulis: Adi Kurniawan
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved