Media Sosial

TERUNGKAP! Media Sosial Jadi Penyebab Utama Perceraian, Istri Paling Banyak Menggugat

Media Sosial (medsos) zaman sekarang memang tampaknya tak hanya berdampak positif, namun juga bisa membuat kehidupan seseorang berubah drastis.

TERUNGKAP! Media Sosial Jadi Penyebab Utama Perceraian, Istri Paling Banyak Menggugat
Istimewa
ILUSTRASI Sidang Perceraian 

Media Sosial (medsos) zaman sekarang memang tampaknya tak hanya berdampak positif, namun juga bisa membuat kehidupan seseorang berubah drastis.

Bagaimana tidak, dari data yang dimiliki Pengadilan Agama Kelas 1A Depok, tercatat latar belakang perceraian salah satunya disebabkan oleh tindak tanduk seseorang di medsos.

“Penyebabnya pertengkaran dan media sosial (medsos) yang sering kami terima,” ujar Dindin Syarief, Humas PA Depok saat ditemui di kantornya, Pengadilan Agama, Grand Depok City, Cilodong, Depok, Jumat (11/10/2019).

Dindin mengatakan, setiap harinya PA Depok menerima 20-25 laporan kasus perceraian.

Jumlah kasus tersebut dikatakan Dindin mengalami peningkatan tiap tahunnya.

 Polda Metro Bekuk 8 Polisi Bandara Soetta yang Peras 5 Polisi Arab Saudi Sedang Liburan

 VIDEO POLITISI PDI Perjuangan Bentak-bentak dan Sebut Guru Besar UI Sesat, Dikecam Sejumlah Pihak

 Profesor UI Blak-blakan: Partai Pendukung Omong Kosong, Mana yang Bantu Jokowi?

 Detik-detik Perdebatan Arteria Dahlan dengan Emil Salim, Sempat Bikin Emil Salim Ikut Membentak

Untuk bulan September saja, Dindin mengaku pihaknua menerima laporan perceraian sebanyak 291 kasus.

Dari 291 kasus, 210 diantaranya merupakan kasus perceraian dengan penyebab utamanya adalah perselisihan atau pertengkaran terus menerus.

“Banyak keluarga yang mengajukan perceraian berdasarkan perselisihan yang diakibatkan oleh media sosial, diantaranya Instagram, WhatsApp, Facebook,” kata Dindin.

Tak hanya itu, jika berkiblat pada data 2018, Dindin mengatakan bahwa pihak penggugat berasal dari istri.

 "Pada tahun 2018 kami menerima kasus perceraian sebanyak 3525 kasus. 892 perkara dilayangkan pihak Suami (cerai talak), dan 2673 diajukan pihak Istri (cerai gugat)," tutur Dindin.

 Soal Mulan Jameela Dkk, Perludem Beri Peringatan Keras KPU: Mestinya Lebih Berhati-hati

Adapun data kasus di Pengadilan Agama Kota Depok pada 2019 antara lain, Januari 292 kasus, Februari 304, Maret 305, April 270, Mei 270, Juni 47, Juli 131, Agustus 291, dan September 351 kasus.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved