Penganiayaan

Polda Metro Persilakan PA 212 Ajukan Penangguhan Penahanan

Polda Metro Persilakan PA 212 Ajukan Penangguhan Penahanan. Sebelumnya Ketum PA 212 Slamet Maarif​ menyatakan akan mengerahkan 100 pengacara.

Polda Metro Persilakan PA 212 Ajukan Penangguhan Penahanan
WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Konferensi pers PA 212 di Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (9/10/2019), terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap Ninoy Karundeng. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mempersilakan Persaudaraan Alumni (PA) 212 mengajukan penangguhan penahanan atas 13 tersangka kasus penganiayaan Ninoy Karundeng, yang kini ditahan polisi.

"Penangguhan penahanan adalah hak tersangka. Jadi silakan saja mengajukan dan pasti akan dilihat dan dipertimbangkan," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (10/10/2019).

Namun, kata Argo, pertimbangan apakah penangguhan penahanan dikabulkan atau tidak, adalah kewenangan penyidik.

"Penyidik yang berwenang menilainya, apakah pengajuan itu dikabulkan atau tidaknya," kaga Argo.

Ninoy Karundeng di Mapolda Metro Jaya.
Ninoy Karundeng di Mapolda Metro Jaya. (WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU)

Sebelumnya Ketum PA 212 Slamet Maarif​ menyatakan, akan mengerahkan sebanyak 100 pengacara guna membantu proses hukum 13 tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan pegiat media sosial dan relawan Jokowi, Ninoy Karundeng.

Ketum PA 212 Slamet Maarif​ mengatakan sebagai langkah pertama, pihaknya akan meminta tim pengacara untuk berupaya mengajukan penangguhan penahanan ke-13 tersangka.

"Rapat kemarin dengan tim penasehat langkah pertama adalah penangguhan penahanan setelah jatuh tersangka," kata Maarif di Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (9/10/2019).

Hal tersebut akan dilakukan setelah melakukan pertemuan dengan 100 pengacara guna mendiskusikan upaya hukum yang akan diambil.

Maarif menjelaskan bahwa pihaknya menemukan banyak hal tak wajar dalam menetapkan status tersangka kepada 14 orang.

Diketahui bahwa 1 di antara 13 tersangka merupakan Sekjen PA 212 Bernard Abdul Jabbar.

"Kami akan bertemu kembali setelah kita bertemu dengan 100 pengacara itu untuk menentukan langkah lanjutan. Apa karena banyak langkah hukum yang bisa kita ambil," ujarnya.

Pada keaempatan tersebut, Maarif juga menyampaikan tujuh poin terkair respons atas penangkapan Bernard dan penetapan 13 tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap Ninoy.

Satu poin di antaranya yakni PA 212 meyakini adanya dugaan upaya pencemaran nama baik PA 212 secara sistematis.

"Kami mencium ada indikasi diduga upaya pembusukan dan pencemaran nama baik PA 212 secara sistematis dan teroganisir," katanya.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved