Kapolres Bandara Soekarno Hatta Irit Bicara Soal Delapan Anak Buahnya Peras Polisi Arab Saudi

"Kita selalu ingatkan anggota untuk tidak melakukan pelanggaran," tutupnya.

Kapolres Bandara Soekarno Hatta Irit Bicara Soal Delapan Anak Buahnya Peras Polisi Arab Saudi
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Kapolresta Bandara Soekarno Hatta, AKBP Arie Adrian 

Delapan orang anggota Polres Bandara Soekarno Hatta kedapatan memeras lima pengunjung yang berprofesi sebagai polisi asal Arab Saudi yang hendak berlibur di Jakarta dan Bali.

Dari informasi yang dihimpun, anggota polisi Bandara Soekarno Hatta itu meminta uang Rp 10 juta ke para polisi serta melakukan penganiayaan ketika menuju mobil di areal luar bandara.

Lima polisi Arab Saudi yang tidak terima dengan perlakuan polisi bandara pun membuat laporan ke Kedutaan Besar Arab Saudi yang kemudian melaporkan hal itu ke Pemerintah Indonesia.

Kedelapan polisi bandara itu akhirnya digelandang oleh Propam Polda Metro Jaya atas perbuatannya memeras pengunjung.

VIDEO: Polisi Ungkap Kelebihan Pisau Kunai Ala Ninja Naruto yang Dipakai Tusuk Wiranto

Kapolresta Bandara Soekarno Hatta, AKBP Arie Ardian tidak banyak berkomentar terkait ulah anak buahnya itu. Arie mengatakan, saat ini seluruh anak buahnya yang terlibat sedang diproses di Polda Metro Jaya.

"Kalau memang terbukti kan Polda sudah memproses, kita akan lakukan tindakan tegas," ujar Arie di Mapolresta Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Jumat (11/10/2019).

Arie mengaku sudah memperingatkan anak buahnya untuk menjaga etika sebagai penegak hukum yang menjaga wilayah Bandara Soekarno Hatta.

"Kita selalu ingatkan anggota untuk tidak melakukan pelanggaran," ujarnya

VIDEO: Polisi Sudah Intai Penusuk Wiranto Selama Tiga Bulan, Tak Bisa Ditangkap Sebelum Beraksi

Peristiwa itu pertama kali mencuat dari Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane melalui keterangan tertulisnya.

Dalam keterangannya itu, Neta menjelaskan bahwa lima polisi Arab Saudi itu membawa delapan botol minum beralkohol ketika sampai di Bandara Soekarno Hatta.

"Setelah membayar denda cukai (minuman beralkohol), mereka dilepas bersama delapan botol minuman alkohol yang mereka bawa. Tapi saat menuju mobil di areal luar bandara, kelima polisi Arab Saudi itu ditangkap oleh delapan polisi Polres Bandara Soetta berpangkat brigadir," jelas Neta.

Dari situ lah delapan polisi bandara mulai melakukan intimidasi terhadap lima polisi Arab Saudi hingga berakhir dengan pemerasan uang sebesar Rp 10 juta dan penyitaan delapan botol minuman beralkohol yang dibawa korban.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved