Berita Video

VIDEO: Kebut Penataan Kawasan Kemang, Reklame Ilegal Kembali Dibongkar

pada awalnya sudah kita berikan peringatan 1, 2 dan 3, tetapi dari pihak pemiliknya tidak diketahui. Dari beberapa kali kita terbitkan surat peringata

VIDEO: Kebut Penataan Kawasan Kemang, Reklame Ilegal Kembali Dibongkar
Warta Kota/Dwi Rizki
Petugas Satpol PP Jakarta Selatan membongkar papan reklame liar di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan. 

Percepatan penataan kawasan Kemang terus dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tidak hanya menyasar kabel jaringan telekomunikasi semrawut yang melintang di udara, papan reklame ilegal pun kembali dibongkar petugas.

Penertiban papan reklame tidak berpemilik itu terlihat di Jalan Raya Kemang, tepatnya depan Kem Chicks, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Rabu (9/10/2019) malam. Sebuah papan reklame berukuran 6 x 8 meter dibongkar habis juru bongkar dari Satpol PP Jakarta Selatan.

Pekerjaan yang dimulai sejak pukul 22.00 WIB itu dipantau langsung Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin

sejumlah juru bongkar terlihat mulai menaiki papan reklame dengan menggunakan tali dan peralatan pengaman. Mereka turut serta membawa peralatan las karbit atau las asetilen ke ujung papan reklame setinggi sekitar 16 meter itu.

Proses pembongkaran dimulai dengan melucuti instalasi listrik, seng penutup dan memotong kerangka pendukung reklame dengan menggunakan peralatan las. Selanjutnya, juru bongkar mengikatkan tali sling baja mobil crane berukuran besar pada kerangka utama, sebelum akhirnya memotong pangkal tiang utama reklame.

"Malam ini kita kembali melakukan penertiban reklame di Jalan Kemang Raya, di mana memang kawasan ini sedang dilakukan penataan trotoar di kawasan Kemang, baik dari Kemang Raya sampah dengan Kemang Selatan, maka ada beberapa titik reklame yang kita tertibkan secara terus menerus," ungkap Arifin di sela-sela penertiban berlangsung.

Lebih lanjut dipaparkannya, alasan pihaknya melakukan pembongkaran paksa lantaran pemilik konstruksi reklame tidak kunjung mengindahkan peringatan. Bahkan, identitas pemilik konstruksi reklame tidak diketahui hingga proses penertiban digelar.

"Alasan mengapa kita tebang reklame ini karena pada awalnya sudah kita berikan peringatan 1, 2 dan 3, tetapi dari pihak pemiliknya tidak diketahui. Dari beberapa kali kita terbitkan surat peringatan dan ditempel di papan reklame, tidak ada satu pun pihak yang datang," ungkap Arifin.

"Oleh karena itu kita lakukan penertiban, dalam hal ini gabungan dari unsur Satpol PP, Dinas Damkar (Pemadam Kebakaran), PPSU, aparat TNI-Polri dan lain sebagainya," tambahnya.

Pembongkaran papan reklame tersebut katanya melanjutkan target penertiban papan reklame di kawasan Kemang yang diharapkannya rampung pada akhir tahun 2019. Sehingga, upaya penataan kawasan Kemang, termasuk pembangunan trotoar interaktif yang digagas Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan tidak kembali terkendala adanya papan reklame liar.

"Kondisinya saat ini sudah 95 persen, mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama, penertiban seluruh reklame yang ada di kawasan Kemang bisa kita tuntaskan. Sehingga pembangunan trotoar di kawasan Kemang dapat dilakukan sesuai dengan jadwal yang ditentukan," tutupnya.

Pantauan di lokasi hingga Kamis (10/10/2019) sekira pukul 01.00 WIB, proses pembongkaran masih terus digelar. Papan reklame berhasil ditebang dan diturunkan dengan aman.

Papan reklame tersebut kemudian dipotong menjadi dua, yakni rangka utama dan tiang utama reklame. Selanjutnya, seluruh bagian reklame tersebut dipotong menjadi bagian kecil sebelum akhirnya dimuat dalam dua buah truk Satpol PP. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved