Tumpukkan Sampah Mulai Tertangani, Pintu Air Manggarai Kembali Membuka Jalur Alirannya

Tumpukkan Sampah Mulai Tertangani, Pintu Air Manggarai Kembali Membuka Jalur Alirannya

Tumpukkan Sampah Mulai Tertangani, Pintu Air Manggarai Kembali Membuka Jalur Alirannya
Rizki Amana
Kasatlak UPK Badan Air Dinas LH DKI Jakarta, Rohmat. 

Kepala Satuan Pelakasana (Kastlak) UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta, Rohmat mengatakan, pihaknya telah kembali membuka aliran Pintu Air Manggarai setelah memastikan tumpukan sampah yang menggenang telah tertangani.

Menurutnya, penutupan pintu air sengaja dilakukan oleh pihaknya akibat banyaknya sampah yang terbawa aliran sungai saat hujan mengguyur kawasan Bogor, Depok, dan Jakarta pada, Selasa (8/10/2019) lalu.

"Kemarin sengaja kita tutup. Supaya sampah-sampah tidak hanyut ke hilir," ucap Rohmat saat ditemui di Pintu Air Manggari, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2019).

Pintu Air Manggarai Yang Membuka Jalur Aliran Sungainya.
 Pintu Air Manggarai dibuka setelah dipastikan tumpukan sampah yang terkumpul di sana telah tertangani.. (Rizki Amana)

Ia menjelaskan, strategi penutupan aliran air sementara dilakukan demi dapat menangani aliran sungai dari serbuan sampah yang terbawa aliran air.

Sebab, sampah-sampah yang terbawa banyak dari batang-batang pohon yang berukuran besar hingga dapat menyebabkan aliran sungai yang tersendat.

"Lebih baik kita tahan di Pintu Air Manggarai ini. Karena di Pintu Air Manggarai lahannya cukup luas, jadi kita bisa loading untuk pengangkutan dan pengangkatan sampah," jelasnya.

Meski, kawasan Bogor, Depok dan Jakarta belum kembali diguyur hujan, pihak UPK Badan Air terus mengantisipasi datangnya air kiriman dari kawasa hulu Jakarta.

Rohmat mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya belum mendapat informasi akan adanya kiriman air dari kawasan hulu Jakarta.

"Untuk sementara belum ada ya (informasi kiriman air). Namun, kita tetap waspada. Yang jelas kita Badan Air khususnya di Pintu Air Manggarai akan tetap selalu siap," ujarnya.

Sementara itu, tinggi permukaan air di Pintu Manggarai telah menurun sepasca guyuran hujan di beberapa daerah aliran sungai (DAS) yang menyatu dengan kawasan Jakarta.

Hingga pukul 13.02 WIB, tinggi permukaan air telah berstatus Siaga IV dengan volume ketinggian air 630 cm. (m23)

Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved