Wiranto Diserang

Ini Bahaya Senjata Kunai yang Dipakai Tikam Wiranto, Bisa Hancurkan Dinding

Senjata Kunai merupakan senjata khas Jepang. Senjata ini digunakan ninja untuk menghancurkan dinding dan membunuh.

Ini Bahaya Senjata Kunai yang Dipakai Tikam Wiranto, Bisa Hancurkan Dinding
cuttingedgecutleryco.com
Ilustrasi senjata kunai yang dijual di pasaran 

BUKAN menggunakan bom, teroris yang menyerang Menteri Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Wiranto justru menggunakan pisau. Uniknya pisau yang digunakan merupakan senjata ninja khas Jepang.

Pengamat terorisme Al-Chaidar menjelaskan penggunaan senjata tajam kini lebih dipilih oleh teroris ISIS. Sebab, kini mencari bahan-bahan peledak dianggap jauh lebih sulit.

“Kalau cari bahan-bahan peledak itukan sulit sekarang, jadi kenapa dipilih pisau,” kata Al-Chaidar.

Seorang Warga Loncat dari Lantai 2 saat Selamatkan Diri dari Kebakaran

Pengamat terorisme lainnya, Dynno Chressbon mengatakan bahwa penggunaan senjata tajam memang populer sejak tahun 2016 di kalangan anggota ISIS berbagai dunia.

Hal itu lantaran kini ISIS melakukan penyerangan bukan lagi sekedar untuk membunuh, tetapi membangkitkan sel tidur di kelompok mereka.

“Karena pola penyerangan memang bukan hanya niat membunuh, tetapi juga untuk memviralkan agar menginspirasi anggota lainnya,” kata Dynno.

Diketahui bukan hanya sekedar pisau, senjata yang digunakan oleh pelaku teroris penyerang Wiranto tidak biasa. Senjata itu bernama Kunai, senjata khas ninja Jepang.

Dikutip dari ninjaencyclopedia.com, Kunai merupakan senjata dasar yang dimiliki oleh ninja-ninja Jepang.

Jaksel akan Merelokasi Pangkalan Ojek yang Semrawut dan Merealisasi Pembangunan Flyover Pasar Minggu

Sangking akrabnya dengan Kunai, senjata ini kerap menjadi bagian dari pengenalan identitas ninja itu sendiri.

Selain Kunai, ada juga Shuriken yang menjadi senjata andalan para ninja Jepang.  Kunai terbuat dari baja dan bentuknya seperti irisan.

Halaman
123
Penulis: Desy Selviany
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved