Pemberantasan Narkotika

Diumumkan Lima WNA yang Terjaring Operasi Nila 2019 Berasal dari Thailand, Iran, dan Kenya

Operasi ini dilakukan dengan memberantas segala bentuk penyalahgunaan narkoba mulai dari produsen, distributor, agen, pengedar dan pemakai narkoba.

Diumumkan Lima WNA yang Terjaring Operasi Nila 2019 Berasal dari Thailand, Iran, dan Kenya
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Para tersangka narkoba dengan barang bukti, yang dijaring dalam operasi Nila 2019. 

Polda Metro Jaya dan polres jajaran membekuk 410 tersangka kasus narkoba selama digelar operasi Nila sejak tanggal 18 September 2019 sampai dengan 2 Oktober 2019.

Dari 410 tersangka itu, 5 diantaranya adalah Warga Negara Asing (WNA).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, operasi ini dilakukan dengan memberantas segala bentuk penyalahgunaan narkoba mulai dari produsen, distributor, agen, pengedar dan pemakai narkoba.

Tujuannya kata dia dalam rangka memelihara dan meningkatkan stabilitas kamtibmas di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya.

Para tersangka narkoba yang dijaring dalam operasi Nila 2019.
Operasi ini dilakukan dengan memberantas segala bentuk penyalahgunaan narkoba mulai dari produsen, distributor, agen, pengedar dan pemakai narkoba. Para tersangka narkoba yang dijaring dalam operasi Nila 2019. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

"Dalam operasi ini ada 337 laporan polisi terkait kasus narkoba. Dari 337 LP itu jumlah tersangkanya 410 orang dimana 5 orang adalah WNA," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (10/10/2019).

"Lima WNA itu rinciannya 2 orang asal Thailand, 2 orang asal Iran dan satu orang asal Kenya."

"Mereka perannya sebagai bandar atau pengedar," kata Argo.

Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Memberikan Pandangan Kritis Kebijakan Anies Soal Kampung Akuarium

Menurut Argo dari 410 tersangka diketahui bahwa 5 orang sebagai bandar, 371 orang sebagai pengedar dan pemakai 34 orang.

"Dari 50 target operasi yang ditentukan, berhasil ditangkap 46 orang tersangka," katanya.

Untuk total barang bukti yang disita kata Argo adalah sabu sebanyak 56,54 kilogram, ganja 13,08 kilogram, ekstasi 227 butir, heroin 59,67 gram, H-5 481 butir, Baya 33.080 butir dan tembakau Gorilla 259 gram.

Para tersangka narkoba yang dijaring dalam operasi Nila 2019.
Para tersangka narkoba yang dijaring dalam operasi Nila 2019. Operasi ini dilakukan dengan memberantas segala bentuk penyalahgunaan narkoba mulai dari produsen, distributor, agen, pengedar dan pemakai narkoba.  (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Para tersangka katanya dijerat Pasal 114 ayat (2) Junto Pasal 132 ayat (1) Subsider Pasal 112 ayat (2) Junto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dimana ancaman hukumannya maksimal mati atau hukuman penjara seumur hidup, penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.

Tiga Putri Sedarah Sukses Membunuh Ayah Pemerkosa Saat Tidur Pulas di Kursi dengan Tikaman Mematikan

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved