Revisi UU KPK

Detik-detik Perdebatan Arteria Dahlan dengan Emil Salim, Sempat Bikin Emil Salim Ikut Membentak

"Lho, dengan segala hormat saya sama Profesor, Profesor bacalah tugas fungsi KPK tidak hanya melakukan penindakan," jawab Arteria.

Detik-detik Perdebatan Arteria Dahlan dengan Emil Salim, Sempat Bikin Emil Salim Ikut Membentak
@trans7
Politisi PDI Perjuangan Arteria Dahlan menjadi trending topik setelah video dia membentak-bentak Prof Emil Salim dan menyebut Emil Salim sesat viral di media sosial, Kamis (10/10/2019) pagi ini. Arteria Dahlan jadi trending topik nomor 1 Kamis sekitar pukul 05:30. 

Anggota Komisi II DPR Arteria Dahlan ditegur Najwa Sihab saat meminta seseorang untuk naik ke atas panggung di acara 'Mata Najwa' di TRANS7, Rabu (9/10/2019).

Kala mereka sedang membahas penerbitan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) untuk membatalkan Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hasil revisi.

Saat itu yang turut hadir ada pula Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia Emil Salim dalam Mata Najwa.

VIDEO POLITISI PDI Perjuangan Bentak-bentak dan Sebut Guru Besar UI Sesat, Dikecam Sejumlah Pihak

UU ITE Tak Melarang Buzzer, Menkominfo Ogah Tanggapi Pernyataan Moeldoko

Mandjha Hijab Ivan Gunawan Kembali Rilis Koleksi Terbaru

Dalam debat itu Arteria Dahlan mempertahankan pendapatnya dengan intonasi tinggi.

Ia sepertinya tak peduli tengah berhadapan dengan guru besar yang kaya pengalaman.

Bahkan cara berdebat Arteria yang cenderung membentak sempat membuat Emil Saling ikut tersulut emosinya dengan ikut-ikutan mengeluarkan nada tinggi.

Berikut cuplikan yang dimuat sebuah akun instagram dari Matanajwa Trans7.

Mulanya Arteria Dahlan saat itu menanggapi ucapan dari Emil Salim yang dipanggilnya Prof itu soal UU KPK hasil revisi melemahkan KPK itu sendiri.

Ia menyoroti soal berhasil atau tidaknya KPK dalam melakukan tugasnya.

"Prof saya ingin katakan pelemahannya di mana, berhasil atau tidak berhasilnya KPK Prof, yang tahu itu kami," ujar Arteria.

"Kenapa begitu? Begitu 2015 kepilih, dia buat grand design, dia buat role map, isinya janji-janji apa yang dia kerjakan."

Calon Menteri Kabinet Jokowi: PDIP Minta Jatah 4, Prabowo Subianto Sudah Siapkan Nama

Disinggungnya bahwa tak ada publik yang tahu apa yang telah dilakukan KPK.

Menurutnya ada banyak tugas yang dilewatkan oleh KPK.

"Publik ini enggak tahu, publik ini terhipnotis dengan OTT-OTT (operasi tangkap tangan), seolah itu hebat."

"Padahal janji-janjinya KPK itu banyak sekali di hadapan DPR yang kita katakan itu 10 persen pun belum tercapai ya Prof," katanya.

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved