Bekasi

Resmikan Pabrik Baja Lokal di Cikarang, Kemenperin Berharap Bisa Penuhi Kebutuhan di Indonesia

Kementerian Perindustrian melakukan peresmian pabrik baja ringan PT Tata Metal Lestari, di Kawasan Industri Delta Silicon, Lippo Cikarang, Kabupaten B

Resmikan Pabrik Baja Lokal di Cikarang, Kemenperin Berharap Bisa Penuhi Kebutuhan di Indonesia
Warta Kota/Muhammad Azzam
Kementerian Perindustrian melakukan peresmian pabrik baja ringan PT Tata Metal Lestari, di Kawasan Industri Delta Silicon, Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (9/10/2019). 

Kementerian Perindustrian melakukan peresmian pabrik baja ringan PT Tata Metal Lestari, di Kawasan Industri Delta Silicon, Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (9/10/2019).

Kehadirannya meresmikan pabrik baja itu guna mendorong pertumbahan produksi baja di Indonesia.

Direktur Industri Logam Kementerian Perindustrian, Dini Hanggandari mengatakan, pembangunan perumahan di Indonesia masih membutuhkan cukup banyak material berkualitas.

Salah satunya adalah baja lapis aluminium seng (BJLAS) sebagai bahan baku dari profil baja ringan dan juga atap metal.

Di Indonesia sendiri setiap tahunnya membutuhkan 1,5 juta ton baja lapis zinc aluminium.

 Ini Pesan Terakhir Bu Tien Sebelum Wafat yang Diabaikan, Padahal Isinya Terbukti 2 Tahun Kemudian

 Ashanty Divonis Sakit Autoimun, Kenali Gejala dan Cara Pengobatannya

 Korban Kecelakaan Sudah Dikubur Lalu Pulang ke Rumah Bikin Gempar Warga, Ini Kronologinya

 SADIS, Gadis Cianjur Diculik Saat Tidur, Disekap 4 Hari, Diperkosa 3 Pria dan Dijual ke Jakarta

“Pembangunan perumahan kita masih memerlukan BJLAS, untuk infrastuktur itu kita masih butuh banyak baja ringan tersebut," ujar Dini, dalam keterangannya, Rabu (9/10/2019).

Dini menjelaskan, kebutuhan BJLAS setiap tahunnya belum dapat dipenuhi produsen dalam negeri.

Ia mengatakan, suplai dari 5 produsen BJLAS di Indonesia, yang semuanya tergabung dalam IZASI (Indonesia Zinc Aluminum Steel Industries), baru mencapai sekitar 1,275 ton per tahun.

Jumlah itu sendiri, Dini menjelaskan, sudah termasuk dengan hasil produksi dari pabrik continuous line PT. Tata Metal Lestari yang baru resmi beroperasi hari ini.

Karena itu Dini bersyukur, PT Tata Metal Lestari yang merupakan perluasan usaha Tatalogam Group, yang telah terbukti 25 tahun mengatapi nusantara, dengan produk-produk genteng metal dan baja ringannya, mau berinvestasi ke sektor hulu dengan memproduksi BJLAS yang menjadi bahan baku industri roll forming.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved