Musik

Penghargaan Anugerah Musik Indonesia 2019 Siap Digelar, Terkumpul 1.973 Karya yang Dikurasi Juri

Seiring usianya yang tahun ini memasuki tahun ke-22, YAMI berharap, eksistensi yayasan ini terus memberi kontribusi nyata ke khasanah musik Indonesia.

istimewa
Penyanyi Syaharani (kedua dari kiri) bersama Dwiki Dharmawan, Ketua Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI), menggelar jumpa pers terkait penyelenggaraan ajang Anugerah Musik Indonesia 2019 di Gedung Sarinah, Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/10/2019). 

Anugerah Musik Indonesia (AMI Awards) adalah ajang penghargaan tertinggi bagi industri musik Indonesia yang diberikan Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI).

Seiring usianya yang tahun ini memasuki tahun ke-22, YAMI berharap, eksistensi yayasan ini bisa terus memberikan kontribusi nyata ke khasanah musik Indonesia.

Tahun ini tema yang diusung adalah 'Musik Bahasa Dunia'.

Logo Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards
Logo Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards (la-lights.com)

Ini adalah kesinambungan dari tema-tema sebelumnya, seperti di 2016 membawa tema 'Music Is My Identity', musik sebagai identitas bangsa.

Dilanjutkan tema 'Musik Tanpa Batas pada 2017 ketika era digital semakin berkembang dan orang bisa menikmati musik secara fleksibel kapanpun, dimanapun dan dengan cara apapun.

Tahun 2018 mengangkat tema 'Satu Musik Indonesia' saat tidak ada lagi pemisahan antara musik di ranah mainstream atau side stream, karena semua musik punya kesempatan sama dinikmati satu layanan digital.

Terjun Pertama ke Industri Musik Medio 1986, Perjalanan Bermusik Yovie Widianto Kini Akan Difilmkan

Raisa Kagum Batik yang Biasa Dipakai Menghadiri Acara Resmi, Sekarang Bisa Untuk Nonton Konser Musik

Di 2019 ini, AMI mengusung tema 'Musik Bahasa Dunia' setelah mengamati karya-karya musisi Indonesia semakin meningkat secara kualitas, bisa bersaing dengan karya musisi luar negeri, dan bahkan dinikmati penggemar musik di mancanegara.

Generasi X dan Y yang mempunyai aspirasi besar di bidang musik, semakin mempunyai kesempatan lebih mudah mengeksplorasi musik, bahkan berkolaborasi dengan musisi dan produser mancanegara.

Pilihan dalam menciptakan musik dalam bahasa Inggris pun memberi peluang karya mereka dinikmati secara internasional.

Penyanyi Syaharani (kedua dari kiri) bersama Dwiki Dharmawan, Ketua Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI), menggelar jumpa pers terkait penyelenggaraan ajang Anugerah Musik Indonesia 2019 di Gedung Sarinah, Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/10/2019).
Penyanyi Syaharani (kedua dari kiri) bersama Dwiki Dharmawan, Ketua Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI), menggelar jumpa pers terkait penyelenggaraan ajang Anugerah Musik Indonesia 2019 di Gedung Sarinah, Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/10/2019). (istimewa)

Tidak heran jika dalam layanan musik digital secara streaming, karya musik dari Indonesia bisa dalam satu playlist dengan karya musisi mancanegara.

Keberanian mengusung bahasa daerah dalam karya musik anak bangsa juga patut diapresiasi.

"Ini membuktikan bahwa musik sebagai bahasa dunia, bisa dinikmati tanpa batas secara universal," kata Dwiki Dharmawan, Ketua Umum Yayasan Anugerah Musik Indonesia, Selasa (8/10/2019).

Sama-sama Tampil di Prambanan, Yovie Widianto Terinspirasi Gaya Bermusik David Foster

Bernyanyi Bersama Raisa Diiringi Musik Yovie Widianto, Bunga Citra Lestari: Mereka Membanggakan!

Pihaknya, lanjut Dwiki Dharmawan yang juga komposer gaek itu, bekerja keras meningkatkan layanan dan diharapkan semua proses dapat dijalankan fair, transparan, dan berintergritas.

Dengan perubahan yang signifikan pada industri musik di era digital ini YAMI berkomitmen berkiprah lebih aktif demi memberikan kontribusi pada kemajuan industri musik Tanah Air.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved