Penipuan

Pemilik PT Simasindo Diduga Menggelapkan Saham PT Ratu Prabu Energi Tidak Hanya Saham PT NKI

Aset tersebut merupakan hak para pemegang saham, sehingga keputusan terlapor menjual saham sepihak merupakan penggelapan.

Tidak hanya sebatas kasus penggelapan saham PT Narada Asset Management atau kini bernama PT Narada Kapital Indonesia, pemegang saham mayoritas PT Simasindo, yakni Made Adi Wibawa dan Gede Arie Suteja diduga juga melakukan penggelapan atas saham PT Ratu Prabu Energi (ARTI).

Hal tersebut disampaikan oleh Gerhat Siagian selaku Pemegang Saham PT Simasindo.

Dirinya menyebut, kedua terlapor diduga melakukan sejumlah penyelewengan atas beberapa transaksi keuangan.

Salah satu transaksi tersebut disebutkannya antara lain, transaksi Repurchase Agreement (REPO) Saham PT Ratu Prabu Energi (ARTI).

Dalam transaksi tersebut, terlapor diduga melakukan penggelapan saham, sehingga kesepakatan antara PT Simasindo dengan PT Ratu Prabu Energi untuk pembelian saham kembali dengan harga tertentu yang telah disepakati gagal dilakukan.

Padahal, saham yang merupakan jaminan atas gagal bayarnya deviden PT Prabu Energi itu tercatat sebagai aset PT Simasindo.

Aset tersebut merupakan hak para pemegang saham, sehingga keputusan terlapor menjual saham sepihak merupakan penggelapan aset perusahaan.

"Saham REPO PT Ratu Prabu Energi itu merupakan saham jaminan atas gagal bayar dari emiten, saham itu telah disinyalir dijual dengan mengatasnamakan beberapa nominee-nominee (pemilik saham boneka) atas arahan dari Made Adi Wibawa," jelasnya dihubungi pada Selasa (8/10/2019).

Atas hal tersebut, dirinya melaporkan Made Adi Wibawa dan Gede Arie Suteja kepada Bareskrim Mabes Polri lewat Laporan Polisi No LP/B/0584/VII/2019/Bareskrim pada tanggal 25 Juni 2019.

Laporan tersebut pun katanya kini masuk dalam tahap penyelidikan usai pihak Kepolisian menerbitkan Surat Perintah penyelidikan nomor : SP.Lidik/796/VII/2019/Dit.Tipidum tanggal 9 Juli 2018.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved