Jakarta

Keresahan Pedagang Gorengan Menyusul Larangan Minyak Goreng Curah

Kebijakan pemerintah berencana melarang penjualan minyak goreng curah secara bebas di tahun 2020, menuai keresahan para pedagang gorengan.

Keresahan Pedagang Gorengan Menyusul Larangan Minyak Goreng Curah
Kompas.com
Minyak goreng kemasan wajib diberlakukan 2020 

Kebijakan pemerintah berencana melarangan penjualan minyak goreng curah secara bebas di tahun 2020 mendatang, menuai keresahan terhadap para pedagang gorengan.

Sebab nantinya, minyak goreng curah akan dijual dalam kemasan dengan HET Rp 11.000/liter. Sehingga, HET minyak curah Rp 10.500/liter tak lagi berlaku.

Dengan kondisi itu, tentunya akan memengaruhi pendapatan para penjual gorengan, bahkan harga jual satu gorengan pun bisa naik.

Sebab tak lagi mengunakan minyak curah, melainkan mengunakan minyak goreng kemasan.

Salah satu lokasi usaha makanan gorengan ayam goreng di Jakarta Barat juga khawatir jika minyak curah akan dilarang.

Sebab, jika mengunakan minyak kemasan tentu akan ada penambahan biaya.

 Ini Pesan Terakhir Bu Tien Sebelum Wafat yang Diabaikan, Padahal Isinya Terbukti 2 Tahun Kemudian

 Ashanty Divonis Sakit Autoimun, Kenali Gejala dan Cara Pengobatannya

 Korban Kecelakaan Sudah Dikubur Lalu Pulang ke Rumah Bikin Gempar Warga, Ini Kronologinya

 SADIS, Gadis Cianjur Diculik Saat Tidur, Disekap 4 Hari, Diperkosa 3 Pria dan Dijual ke Jakarta

"Itu baru rencana atau gimana sih mas. Saya juga baru tahu dari berita berita. Kalo pun jadi ya kalau bisa boleh lah pakai minyak curah, kasihan yang pedagang kecil," kata Agung, salah satu pedagang ayam sabana, Rabu (9/10/2019).

Agung menilai, jika pengunaan minyak kemasan tentu akan menambah biaya pengeluaran, jika tidak sebanding tentunya akan merugi.

Apalagi usaha seperti Fried Chikcken membutuhkan dana besar.

"Ya kan kita tahu sendiri kalo ayam aja sekarang juga naik. Ditambah pakai minyak kemasan. Kalo kita naikin harga yang ada pelanggan kabur," katanya.

Halaman
123
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved