Depok

Depok Tunggu Persetujuan Bogor untuk Buang Sampah ke TPA Nambo

Dinas LH dan Kebersihan Kota Depok terus berkoordinasi dengan Pemda Bogor guna memercepat izin pembuangan sampah dari TPA Cipayung ke TPA Nambo.

Depok Tunggu Persetujuan Bogor untuk Buang Sampah ke TPA Nambo
Warta Kota/Gopis Simatupang
Permasalahan sampah di TPA Cipayung ini membuat Kota Depok, yang sebelumnya meraih Adipura, dikeluarkan dari nominasi penghargaan yang sama tahun 2018. 

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok terus melakukan koordinasi dengan Pemda Bogor guna memercepat izin pembuangan sampah dari TPA Cipayung ke TPA Nambo, Bogor.

Sesuai dengan peraturan, Depok, Bogor, dan Tangerang diperbolehkan membuang sampah ke TPA Nambo pada Juni 2020.

Namun nyatanya Depok meminta didahulukan untuk melakukan pembuangan di luar dari waktu yang telah dijanjikan.

"Cuma kami kan meminta kepada Bupati Bogor untuk didahulukan karena kami sudah meminta, setelah di cek DLHK Bogor, Depok diijinkan (membuang lebih dulu)" papar Sekretaris DLHK Depok, Ridwan saat dihubungi wartawan, Rabu (9/10/2019).

Ridwan mengatakan, pihaknya telah rapat dengan Provinsi Jawa Barat dan melakukan koordinasi dengan Bupati Bogor terkait hal tersebut.

 Ini Pesan Terakhir Bu Tien Sebelum Wafat yang Diabaikan, Padahal Isinya Terbukti 2 Tahun Kemudian

 Ashanty Divonis Sakit Autoimun, Kenali Gejala dan Cara Pengobatannya

 Korban Kecelakaan Sudah Dikubur Lalu Pulang ke Rumah Bikin Gempar Warga, Ini Kronologinya

 SADIS, Gadis Cianjur Diculik Saat Tidur, Disekap 4 Hari, Diperkosa 3 Pria dan Dijual ke Jakarta

Namun begitu, hingga saat ini Ridwan mengaku ada kendala teknis yang dihadapi sehingga pembuangan sampah belum juga bisa dilakukan.

"Mungkin lagi disusun Perbup (peraturan Bupati) karena ini kan menyangkut aspek hukum, sosial, dan juga ekonomi," tutur Ridwan.

Tak hanya teknis-teknis tersebut, dilintasinya tiga desa di wilayah Bogor yang dilalui truk-truk sampah menuju TPA Nambo juga dikatakan Ridwan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.

"Artinya akan ada (warga) yang terdampak, tidak semua kompensasi disamakan, tergantung tingkat kedekatannya (jarak perumahan dengan TPA) sehingga memang perlu diatur," kata Ridwan.

 Soal Mulan Jameela Dkk, Perludem Beri Peringatan Keras KPU: Mestinya Lebih Berhati-hati

Dengan dipercepatnya pembuangan sampah sebelum waktunya, Ridwan memahami jika Pemda Bogor perlu waktu guna sosialisasikan hal tersebut kepada warga khususnya yang terdampak.

"Tapi prinsipnya, Gubernur (Ridwan Kamil) sudah memerbolehkan dan mengiyakan, tinggal dijalankan tetapi memang perlu diatur.

Dari perjanjian, Depok dijatahkan membuang sampah ke Nambo sebanyak 300 ton perhari, tiap tonnya dikenakan biaya di bawah Rp 150.000.

 KONDISI Terkini Irish Bella dan Ammar Zoni setelah Janin Kembar Meninggal disampaikan Orang Dekatnya

"Pengelola TPA Nambo adalah PT JBL, kalau Pemda Bogor selaku pemilik lahan, jadi memang perjanjian yang kami lakukan terkait sampah ini ya ke PT JBL," tutur Ridwan

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved