Radikalisme

Bripda NOS Diduga Terafiliasi JAD, Terkait Teroris yang Ditangkap di Bekasi, Diusulkan untuk Dipecat

"Hasil pemeriksaannya, sudah terpapar (radikalisme), begitu juga dilihat dalam media sosialnya. Yang bersangkutan aktif terafiliasi dengan JAD,"

Bripda NOS Diduga Terafiliasi JAD, Terkait Teroris yang Ditangkap di Bekasi, Diusulkan untuk Dipecat
kolase tribunnews
Sebelah kiri foto ilustrasi, sebelah kanan foto suasana penangkapan Bripda NOS. 

Polri menyatakan bahwa polisi wanita ( polwan) dari Polda Maluku Utara dengan inisial NOS, aktif terafiliasi dengan Jamaah Ansharut Daulah ( JAD).

Hal tersebut diketahui dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap NOS, termasuk dari media sosial yang bersangkutan.

"Hasil pemeriksaannya, sudah terpapar (radikalisme), begitu juga dilihat dalam media sosialnya. Yang bersangkutan aktif terafiliasi dengan JAD," ujar Kepala Penerangan Bagian Umum Bareskrim Polri Kombes Asep Adi Saputra di Bareskrim Polri, Rabu (9/10/2019).

Kapolda Metro Jaya Beri Penghargaan ke Empat Perwira Polisi Yang Dianggap Bawa Perubahan

Keresahan Pedagang Gorengan Menyusul Larangan Minyak Goreng Curah

Skuad Garuda Sudah Latih Semua Strategi Hadapi UEA, Tinggal Menerapkan di Lapangan

Asep mengatakan, hal tersebut juga memperjelas bahwa NOS ada kaitannya dengan jaringan teroris yang diamankan kepolisian dua minggu lalu di Bekasi, yakni Abu Zee (Zee Ghuroba)

NOS juga dipastikan telah tersambung dengan jaringan JAD yang dituding merupakan dalang dari beberapa aksi terorisme di Indonesia.

Salah satunya aksi JAD adalah teror bom di Surabaya pada 2018.

Pengambilan Sumpah Jabatan Lima Pimpinan DPRD DKI Dijadwalkan Rabu Depan

Saat ini, kata Asep, polisi juga tengah mendalami apakah NOS pernah membocorkan informasi dari kepolisian kepada jaringan teroris tersebut.

"Masih kami dalami (apakah memberi informasi polisi atau tidak), yang jelas yang bersangkutan ini aktif membangun hubungan dengan JAD," kata dia.

 Adapun terkait status NOS di kepolisian sendiri akan direkomendasikan untuk diberhentikan.

Akan tetapi, saat ini NOS masih dalam pemeriksaan internal serta harus melalui prosedur sidang kode etik.

Obati Orangtua, WNA Thailand Ditangkap Jadi Kurir Narkoba di Jakarta

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved