205 Rumah Tak Layak Huni di Wilayah Tangsel Direnovasi, Tiap Rumah Bobrok Dianggarkan Rp 70 Juta

Syaratnya memiliki Kartu Tanda Penduduk atau domisili daerah, berkeluarga, dan berpenghasilan di bawah upah minimum kota (UMK).

205 Rumah Tak Layak Huni di Wilayah Tangsel Direnovasi, Tiap Rumah Bobrok Dianggarkan Rp 70 Juta
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie meresmikan pembangunan rumah umum tidak layak huni (RUTLH). 

Sebanyak 205 unit rumah tidak layak huni yang tersebar di tujuh kecamatan di wilayah Tangerang Selatan menerima bantuan program pembangunan rumah umum tidak layak huni (RUTLH).

“Perbaikan RUTLH ini merupakan program usulan dari Musrenbang Kelurahan, Kecamatan hingga Kota dan usulan melalui forum SKPD (satuan kerja perangkat daerah--red). Usulan tersebut diverifikasi oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kota Tangerang Selatan bersama dengan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) di setiap Kelurahan yang bersangkutan,” ujar Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie saat meresmikan salah satu rumah yang direnovasi yakni rumah milik Dalih di Jalan Pala Raya, RT 02/ RW 01, Kelurahan Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel, Rabu (9/10/2019).

Dirinya menerangkan masyarakat yang berhak menerima bantuan ini adalah masyarakat berpenghasilan rendah.

Syaratnya memiliki Kartu Tanda Penduduk atau domisili daerah, berkeluarga, dan berpenghasilan di bawah upah minimum kota (UMK).

Juga memiliki tempat tinggal tetapi tidak layak huni, tanah yang digunakan sebagai tempat tinggal merupakan tanah hak milik atau dikuasai paling luas 120 m2 (seratus dua puluh meter persegi), tidak tercatat sebagai penerima bantuan dari pihak manapun dan juga diusulkan oleh Ketua Rukun Tetangga serta Ketua Rukun Warga dengan persetujuan Lurah dan Camat.

Biaya pembangunan RUTLH menjadi rumah layak huni ini sebesar Rp 70 juta untuk satu unit rumah. Sedangkan di tahun 2020, Pemkot Tangsel menargetkan 250 rumah yang akan dibangun.

Plt Kepala Dinas Perkimta Teddy Meiyadi, menjelaskan, sebanyak 205 unit rumah yang dibedah berada di wilayah Kecamatan Ciputat sebanyak 55 unit, Kecamatan Ciputat Timur sebanyak 6 unit, Kecamatan Pamulang 15 unit, Kecamatan Pondok Aren sebanyak 52 unit, Kecamatan Serpong sebanyak 31 unit, Kecamatan Serpong Utara sebanyak 19 unit, dan Kecamatan Setu sebanyak 27 unit. Dari 205 rumah itu, yang sudah diperbaiki 171 unit.

“Perkimta akan menyelesaikan sebanyak 34 unit yang belum dikerjakan di Ciputat, Pondok Aren dan Setu, pekerjaan akan dilakukan di akhir November dan akan diresmikan pada awal Desember 2019,” ungkapnya.

Sementara itu Wati istri dari Pak Dalih, mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Tangsel. Khususnya Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang sudah membedah rumahnya jadi lebih baik lagi.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved