Berita Video

VIDEO: Faisal Basri Sebut Jokowi Wajib Ganti Ignasius Jonan

Jika dilihat dari prestasi, menurut Faisal, Jonan dan wakilnya Arcandra Tahar tergolong memiliki prestasi yang buruk.

VIDEO: Faisal Basri Sebut Jokowi Wajib Ganti Ignasius Jonan
TRIBUNNEWS/RIA ANATASIA
Menteri ESDM Ignasius Jonan 

- Ekonom Universitas Indonesia Faisal Basri menyebut Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memiliki kinerja buruk saat menduduki jabatan menteri di Kabinet Kerja Jilid I.

Karena kinerja yang buruk, Faisal Basri menyebut Ignasius Jonan harus diganti dan tak layak melenggang di Kabinet Kerja Jilid II.

Selain itu, Faisal juga menyebut ada tiga menteri lain yang juga wajib diganti.

Dikutip dari tayangan KompasTV, menurut Faisal Basrti, Ignasius Jonan wajib diganti karena memiliki kinerja paling buruk di Kabinet Kerja Jilid I.

Jika dilihat dari prestasi, menurut Faisal, Jonan dan wakilnya Arcandra Tahar tergolong memiliki prestasi yang buruk.

Pasalnya, iklim investasi makin tidak karuan dan KKN makin merajalela.

Selain itu, Faisal menyebut Arcandra Tahar juga harus diganti.

Menurutnya, Arcandra adalah pembisik Jokowi yang membuat kebijakan-kebijakan menjadai kacau.

Menurut Faisal Basri, apabila Ignasius Jonan dan wakilnya tidak diganti, Indonesia akan mengalami defisit energi dan krisis energi akan ada di depan mata.

Selain Menteri ESDM, ada tiga menteri lainnya yang juga wajib diganti dari Kabinet Kerja Jilid II.

Faisal menyebut Menteri Perindustrian Airlanga Hartarto, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Menurut Faisal, Airlangga Hartarto tidak kompeten dalam menjabat sebagai Menteri Perindustrian.

Sama halnya dengan Amran Sulaiman.
Faisal menyebut kinerja Amran di Kementerian Pertanian sangat babak belur.

Begitu pula dengan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.
Faisal terang-terangan menyebut Lukita sebagai biang keladi kerusakan di dalam negeri.

(Tribun-Video.com/Tribun Wow)

Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved