Pembunuhan

Seorang Pria Tewas Dikeroyok Akibat Menggelapkan Uang Patungan untuk Pesta Sabu Milik Para Pelaku

Korban atas nama Lukman Hakim alias Kutil dianiaya hingga meninggal dunia oleh sejumlah temannya.

Seorang Pria Tewas Dikeroyok Akibat Menggelapkan Uang Patungan untuk Pesta Sabu Milik Para Pelaku
Warta Kota/Luthfi Khairul Fikri
Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara bersama Polsek Koja memperlihatkan barang bukti kasus pengeroyokan hingga meninggal dunia, di Mapolsek Koja, Jakarta Utara, Selasa (8/10/2019). 

Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara bersama Polsek Koja mengamankan tiga pelaku usai melakukan pengeroyokan terhadap rekannya.

Korban atas nama Lukman Hakim alias Kutil dianiaya hingga meninggal dunia oleh sejumlah temannya yaitu Tatang Suleman, Restu Ramadan, Idol Cepti, dan Anwar Acong pada Jumat (4/10/2019) pukul 00.15 WIB lalu.

Pengeroyokan terjadi berawal karena korban menggelapkan uang patungan untuk pesta sabu milik para pelaku.

"Lima pemuda ini biasa mengonsumsi sabu bersama. Saat itu mereka meminta Lukman untuk membelikan sabu dari uang patungan sebesar Rp 100 ribu," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Wirdhanto Hadicaksono, di Mapolsek Koja, Jakarta Utara, Selasa (8/10/2019).

Komplotan Perampok Steam Mobil di Bekasi Sempat Mengalungkan Celurit untuk Mengancam Pegawai

Namun, uang tersebut belum juga dibelikan oleh korban sabu setelah beberapa hari. Kemudian saat kelima nya sedang minum-minuman beralkohol korban ditagih untuk mengembalikan uang tersebut.

"Korban menyebutkan, nanti saja, dan cekcok dengan para pelaku hingga emosi dan spontan mengeroyok korban. Ada yang memukul dengan balok, Kon blok, dan menyayat dengan pisau," jelasnya.

Sementara, pelaku diamankan di lokasi yang berbeda, Tatang Suleman diamankan di Indramayu, Udik Cepti diamankan di Tanah Merah Koja, dan Restu Ramadhan diamankan di Karawang.

Sedangkan, satu pelaku lainnya bernama Acong masih dalam pengejaran oleh aparat kepolisian.

"Para pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP Junto Pasal 170 ayat 2 & 3 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," kata Wirdhanto.

Adapun, barang bukti yang disita oleh polisi diantaranya yakni berupa satu buah kon blok, satu buah kayu balok, dan satu buah golok.

Halaman
12
Penulis: Luthfi Khairul Fikri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved