Pilkades

Sebanyak 1064 Calon Kades Mengikuti Kompetisi yang Dieselenggarakan di 273 Desa di Kabupaten Bogor

Sebanyak 1.064 calon Kades akan berkompetisi memperebutkan kursi di 273 Desa Kabupaten Bogor.

Sebanyak 1064 Calon Kades Mengikuti Kompetisi yang Dieselenggarakan di 273 Desa di Kabupaten Bogor
Tribun Jateng
Ilustrasi. Sebuah fenomena pilkades di mana sebelum jalan ditutup beton, warga menuntut pelaksanaan Pilkades diulang. 

Sebanyak 1.064 calon kades akan berkompetisi memperebutkan kursi di 273 Desa Kabupaten Bogor pada Minggu, 3 November 2019 mendatang.

"Kades akan duduk di tampuk pimpinan desa selama enam tahun mendatang," Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa, Ade Jaya kepada Warta Kota di Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (8/10/2019).

Menurutnya, para calon kades harus menandatangani pakta integritas tolak Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), sehingga mereka akan berkompetisi secara jujur merebut simpati masyarakat di desanya.

Sejumlah 300 Personil Gabungan Membantu Warga Membersihkan Lokasi Kebakaran di Tamansari

Namun, pada saat pelaksanaannya ternyata ditemukan bukti tersandung kasus KKN. Warga bisa melaporkannya kepada Mapolsek setempat.

Pihak kepolisian harus bersikap terhadap laporan warga yang disertai bukti-bukti otentik.

"Kalau sebelum pelantikan, ternyata Kades yang menang dan digugat mendapatkan keputusan tetap dari proses hukumnya. Maka Kades tersebut digugurkan sebagai Kades terpilih," kata Ade.

Dua Remaja Menggali Kuburan Nenek 84 Tahun untuk Merampok dan Menyetubuhi Mayat Nenek Tersebut

Tetapi keputusan hukum tetap dalam proses hukumnya terhadap Kades terpilih setelah dilantik, maka PMD di kantor desa melalui Kecamatan mengirim surat ke Pemkab Bogor agar Kades terpilih yang sudah dilantik untuk digugurkan.

"Kalau sudah terjadi seperti ini maka Bupati Bogor segera menunjuk ASN sebagai Kades agar tidak terjadi kekosongan di pemerintahan desa."

"Sehingga, roda pemerintahan terus berputar."

"Tidak boleh dibiarkan terjadinya kekosongan pemerintahan di desa," tegasnya.

Dan Pilkades di Kabupaten Bogor sangat berbeda dengan pelaksanaan Pemilu yang lalu.

Yakni kalau ada Kades terpilih tersandung kasus KKN maka calon Kades di urutan kedua tidak bisa menggantikan posisi Kades terpilih yang ersandung kasus tersebut.

Komplotan Perampok yang Bersenjata Tajam Beraksi di Bekasi Pakai Motor dengan Plat Motor Palsu

Ponsel Wartawan Radio di Bekasi Dirampas Seusai Memberikan Reportase Lalu Lintas

Penulis: Adi Kurniawan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved