Jika Janji Perbaiki Jalan Rusak Tak Ditepati, Warga Suradita Residence Bakal Demo Lebih Besar Lagi

Kalau fasos fasum itu kami koordinasikan dulu. Sementara itu PBB dan SHM dalam tahap proses.

Jika Janji Perbaiki Jalan Rusak Tak Ditepati, Warga Suradita Residence Bakal Demo Lebih Besar Lagi
Warta Kota/Andika Panduwinata
Warga Cluster Maninjau Perumahan Suradita Residence, Cisauk, Kabupaten Tangerang geram. Mereka menggelar aksi unjuk rasa, Selasa (8/10/2019), lantaran merasa dijejali janji kosong oleh pengembang di perumahan tersebut. 

Unjuk rasa yang dila­kukan warga Cluster Ma­­ninjau Perumahan Suradita Residence, Cisauk, Kabupaten Tangerang, ke Kantor Pemasaran Suradita Residence, menuntut empat point yang menjadi haknya, setidaknya membuahkan hasil.

Marhatan, perwakilan warga sekaligus Ketua RT setempat, saat ditemui Wartakotalive.com, menerangkan, dalam pertemuan dengan PT Adco Citra Asri selaku pihak pengembang perumahan tersebut, menghasilkan sebuah kesepakatan.

Yakni mengenai pembangunan jalan rusak dimana dalam waktu dekat ini akan dikerjakan pengembang.

“Tadi pihak pengembang berjanji akan membangun jalan rusak itu pada tanggal 15 Oktober ini. Kalau tidak ditepati kedepannya kami akan menggelar aksi unjuk rasa lebih besar lagi,” kata Martahan, Selasa (8/10/2019).

Selain persoalan jalan rusak, tiga tuntutan warga Perumahan Suradita lainnya yakni pemberian SHM (sertifikat hak milik), pengadaan fasilitas umum, dan pembayaran pajak.

Sementara itu Yusman Harianto selaku Project Manager PT Adco mengaku menyambut baik aksi unjuk rasa yang dilakukan warga.

Yusman menyebut pihaknya membuka dialog dan musyawarah bersama dalam membahas permasalahan yang ada.

“Untuk pembangunan jalan yang rusak mulai dilakukan 15 Oktober. Kalau fasos fasum itu kami koordinasikan dulu. Sementara itu PBB dan SHM dalam tahap proses. Intinya kami memberikan apresiasi kepada warga dalam unjuk rasa tadi,” papar Yusman.

Menurut Martahan, warga sebelumnya telah berkali-kali meminta persoalan tersebut agar ditindak lanjuti. Namun kenyataannya sampai saat ini belum direalisasikan juga oleh pihak pengembang.

“Sudah hampir tiga tahun kami hanya dijanji-janjikan saja. Janji kosong tidak ditepati,” ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved