Birokrasi

Ini Jumlah Ponsel yang Boleh Dibawa Masuk dari Luar Negeri Agar Tak Disita di Bandara

Ponsel ilegal yang disita oleh Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, kata Erwin, harus dimusnahkan agar bisa menjaga kestabilan harga di pasaran.

Ini Jumlah Ponsel yang Boleh Dibawa Masuk dari Luar Negeri Agar Tak Disita di Bandara
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Pemusnahan ribuan ponsel ilegal di Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (8/10/2019). 

Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, Erwin Situmorang mengingatkan regulasi masyarakat yang ingin membawa telepon seluler dari luar negeri untuk masuk ke Indonesia.

Dalam kurun waktu satu tahun, Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta menegah 2.464 unit telepon seluler (ponsel) ilegal yang dibawa oleh penumpang.  

Menurut Erwin, banyaknya ponsel yang disita didasarkan oleh ketidaktahuan masyarakat akan regulasi membeli ponsel dari luar negeri  hanya dibolehkan membawa dua unit saja. 

Ribuan Handphone Berbagai Merek Ilegal Dimusnahkan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta

Bea Cukai Lelang Ratusan Mobil Subaru Berbagai Tipe, Ini Beberapa Spesifikasinya

"Karena ketidaksadaran saja dari masyarakat, dan ketidaktahuan bahwa mereka hanya boleh bawa handphone sebanyak dua pieces (unit). Mereka juga harus membayar bea masuk, atas kelebihan kita lakukan penegahan," ujar Erwin di Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (8/10/2019). 

Ponsel ilegal yang disita oleh Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, kata Erwin, harus dimusnahkan agar bisa menjaga kestabilan harga di pasaran. 

Sebab, jika ribuan ponsel itu dilelang, harga ponsel di pasaran dapat terganggu.

Ini Daftar 169 Unit Mobil Subaru yang Dilelang Bea Cukai, Termasuk Limit Harga dan Uang Jaminannya

Bea Cukai Musnahkan Ribuan Barang Sitaan dari Penumpang

"Kita tadi sudah ngomong dengan teman-teman industri handphone ini sebaiknya dimusnahkan karena kalau tidak dia nanti bisa mengganggu pasar," ungkapnya. 

Penumpang yang kedapatan membawa ponsel lebih dari unit pun tidak dikenakan sanksi selain penyitaan barang yang dibawanya. 

Akan tetapi, jika penumpang itu berusaha menggelapkan dengan cara menyembunyikan, maka dapat dikenakan sanksi. 

"Sebenarnya tidak ada sanski kalau mereka tidak menyembunyikan," ujar Erwin.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved