Breaking News:

Berita Bekasi

Ada 15 Truk Sampah Rusak Berat, Kota Bekasi Makin Kurang Armada Truk, Ini yang akan Dilakukan Pemkot

Sebanyak 15 unit truk sampah Kota Bekasi mengalami rusak berat sehingga walaupun diperbaiki bakal rusak lagi.

Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Sebanyak 15 unit truk sampah Kota Bekasi mengalami rusak berat. Atas kondisi itu membuat Pemerintah Kota Bekasi bakal menghapus aset itu dalam waktu dekat ini. 

Kemudian tumpukan sampah terjadi di Kali Bahagia, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, dan terakhir di Kali Jambe Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi dan permasalahan sampah lainya.

"Penyebab utama sampah berserakan, karena kami kekurangan armada truk pengangkut sampah," kata Dodi.

Saat ini Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, hanya memiliki 111 truk sampah dengan 1.112 petugas kebersihan.

Kisah Penjaga Steam Hadapi Komplotan Bersajam di Bekasi hingga Lari Kocar-kacir

Sedangkan dalam satu hari jumlah sampah yang dihasilkan warga Kabupaten Bekasi mencapai 2.400 ton.

Dengan jumlah armada tersebut sehingga hanya 850 ton sampah yang dapat terangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng.

"Sisa sampah yang tidak terangkut ada yang habis terkelola melalui bank sampah yang jumlahnya ada 170 unit.

VIDEO: Wow, Hewan Ini Bisa Menjernihkan Air Laut yang Keruh, Begini Cara Kerjanya

"Ada juga masyarakat yang buang ke kali dan ke TPS liar," jelasnya.

Idealnya, kata dia, setiap UPTD di Kecamatan memilik 36-45 truk sampah.

"Akan tetapi saat ini baru memiliki 15-20 truk sampah.

Fenomena Ubur-ubur Liar Kembali Muncul di Pantai Ancol Jakarta Utara, Ini Pesan Pengelola Ancol

"Jumlah kendaraan yang ada rata-rata dibagi 3 kecmatan jadi rata-rata tiap kecamatan dapat kurang lebih 6-7 unit, itu per kecamtan loh.

"Satu kecamatan kan punya 10-12 Desa wilayahnya luas," ungkapnya.

Sehingga idealnya pemerintah memiliki 320 truk sampah.

Profil Mulan Jameela Viral di Twitter, Netizen Bandingkan Syarat Jadi Staf Ahli DPR Terlalu Kontras

Meski demikian, tahun ini pihaknya mendapatkan anggaran Rp 40 miliar.

"Kalau kita estimasi idealnya kita masih kurang sekitar 320 kendaraan lagi agar semua sampah bisa terangkut," imbuhnya.

Terkait penambahan jumlah armada truk sampah, Dodi enggan berkomentar lebih jauh.

Tak Punya Septic Tank, Warga Tanjung Duren Buang BAB Langsung ke Kali Sekretaris

Akan tetapi tiap tahun instansinya mendapatkan pagu anggaran sebesar Rp 40 miliar.

"Anggaran itu untuk bahan bakar alat berat, bahan bakar mobil truk sampah, untuk pemeliharaan kendaaraan, untuk bayar gaji 1.112 petugas kebersihan.

"Jadi memang kurang," jelas Dodi.

TERUNGKAP Farhat Abbas Bantah Jalani BAP, Justru Ancam Balik Hotman Paris dan Nikita Mirzani 

Di luar persoalan kekurangan armada truk sampah, Dodi menambahkan persoalan terpenting yakni daya tampung TPA Burangkeng yang sudah overload.

Hal itu yang akan menjadi fokus pihaknya dalam penyelesaian tumpukan sampah di Kabupaten Bekasi.

"Yang menjadi prioritas kita sekarang bagaimana menangani sampah di TPA yang sudah overload dulu, lahan sudah tidak ada.

TERUNGKAP Sylvester Stallone dan Richard Gere Nyaris Berantem karena Putri Diana, Ini Kronologinya

"Kita konsentrasi disitu dulu," kata Dodi.

Untuk perluasan TPA, sudah dianggarkan di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) seluas 35 hektare untuk tahun 2020 sampai 2024 dari luas TPA saat ini 11,6 hektare.

"Yang penting rumahnya dulu diperbaiki (TPA Burangkeng).

"Jika TPA belum ada penambahan lahan, penambahan armada maupun petugas akan sia-sia," ujarnya. (MAZ)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved