Bekasi

Warga dan PPAT Keluhkan Pengurusan Dokumen di BPN Kota Bekasi Berbelit

Masyarakat dan para Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) mengeluhkan pengurusan dokumen di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bekasi berbelit.

Warga dan PPAT Keluhkan Pengurusan Dokumen di BPN Kota Bekasi Berbelit
Warta Kota/Muhammad Azzam
Masyarakat dan para Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) mengeluhkan pengurusan dokumen di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bekasi berbelit, Senin (7/10/2019). 

Masyarakat dan para Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) mengeluhkan pengurusan dokumen di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bekasi berbelit.

Ada saja syarat yang kurang atau kesalahan yang harus diperbaiki sehingga mereka harus bolak-balik datang ke kantor BPN Kota Bekasi.

Misalnya yang sering terjadi yakni gagalnya register atau memasukan dokumen online permohonan balik nama, kemudian perbedaan nama dalam KTP dengan sertifikat dan penolakan surat keterangan dari kelurahan (PM1).

"Ya itulah sepertinya dibuat susah dan ribet berbelit gitu. Apalagi pakai sistem baru pendaftaran online gini, kok gagal mulu," ujar Rafili warga yang ingin melakukan pengurusan dokumen di BPN Kota Bekasi, Senin (7/10/2019).

Sudah satu bulan lebih mengurus pemohonan balik nama akan tetapi tak kunjung selesai.

 KONDISI Terkini Irish Bella dan Ammar Zoni setelah Janin Kembar Meninggal disampaikan Orang Dekatnya

 DOKTER Tompi Peringatkan Hotman Paris untuk Tidak Langsung Share Video: Minta Pendapat Ahli Dulu

 Janin Bayi Kembar Irish Bella Meninggal Dunia, Ammar Zoni Sendiri yang Menguburnya Penuh Tangis Haru

Dirinya harus bolak-balik disebabkan banyak dokumen yang ditolak dengan berbagai macam alasan bahkan tidak ada dasar hukumnya.

"Malah infonya sertifikat sudah jadi tapi kok tidak langsung diserahkan. Apa iya harus ada uang pelicinnya," ungkap dia.

Selain itu, hal sama juga dikeluhkan oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Salah satu karyawan PPAT yang enggan disebutkan namanya mengaku sudah ada delapan kali mengunjungi Kantor BPN.

Namun syarat kelengkapan dokumen online kerap ditolak dengan berbagai macam alasan.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved