BERITA VIDEO

VIDEO : PM Belanda Diterima Presiden Jokowi di Istana Bogor

Presiden Joko Widodo menerima kunjungan resmi Perdana Menteri (PM) Belanda Mark Rutte di Istana Kepresidenan Bogor.

Dalam lima tahun ke depan, pemerintahan Presiden Joko Widodo akan memberikan perhatian dan prioritas bagi pengembangan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Pendidikan pun akan memegang peranan sentral bagi upaya tersebut.

Maka itu, saat menerima kunjungan resmi Perdana Menteri (PM) Belanda Mark Rutte di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin (7/10/2019), Presiden Jokowi mengajak pemerintah Belanda untuk dapat meningkatkan kerja sama dalam hal pendidikan.

Jokowi Diusulkan Keluarkan Perppu Penangguhan UU KPK Hasil Revisi, Ini Tiga Keuntungannya

SIMAK Daftar 50 Tokoh Muslim Berpengaruh Dunia, Presiden Jokowi di Urutan 13

"Dalam pertemuan, kita juga membahas upaya peningkatan kerja sama di bidang vokasi, termasuk di bidang kemaritiman dan keperawatan," kata Presiden Jokowi dalam pernyataan pers bersama.

Di samping itu, Presiden Jokowi menjelaskan, Belanda merupakan salah satu mitra penting Indonesia di Eropa, baik di bidang perdagangan, investasi, maupun pariwisata.

Di antara negara-negara Eropa, Belanda merupakan mitra perdagangan nomor dua terbesar, mitra investasi nomor satu, dan mendatangkan wisatawan nomor empat terbesar dari Eropa.

Presiden Joko Widodo memberikan album foto kepada PM Belanda Mark Rutte, seusai pertemuan di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (7/10/19).
Presiden Joko Widodo memberikan album foto kepada PM Belanda Mark Rutte, seusai pertemuan di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (7/10/19). (Biro Pers Setpres/Kris)

"Kerja sama ini akan terus kita perkuat dengan menggunakan kerangka kemitraan komprehensif yang sudah dimiliki oleh kedua negara, Indonesia dan Belanda," lanjutnya.

Di tengah situasi perekonomian dunia yang mengalami tren pelemahan, Presiden Jokowi memandang perlu upaya meningkatkan kerja sama ekonomi dengan banyak mitra, termasuk dengan Belanda.

Selain Jokowi, KH Aqil Siradj Masuk Daftar Muslim Berpengaruh Dunia, Ini Alasannya

Joko Anwar Sebut Gila Kalau Phoenix Gak Dapet Oscar, Joker Is Masterpiece!

Di bidang perdagangan, Indonesia dan Belanda sepakat untuk terus meningkatkan perdagangan yang terbuka dan adil. Dalam konteks ini, Presiden Jokowi kembali menyampaikan kekhawatiran Indonesia untuk kebijakan Uni Eropa terhadap kelapa sawit.

"Saya juga menghargai kerja sama yang baru saja ditandatangani oleh Indonesia dan Belanda di New York tanggal 26 September 2019 yang lalu, mengenai pengembangan kapasitas petani kecil sawit untuk menghasilkan kelapa sawit yang lestari," paparnya.

Presiden Joko Widodo menyambut PM Belanda Mark Rutte, di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (7/10/19).
Presiden Joko Widodo menyambut PM Belanda Mark Rutte, di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (7/10/19). (Biro Pers Setpres/Kris)

Sementara itu, di bidang investasi Presiden Jokowi mengajak Belanda untuk meningkatkan kemitraan di bidang infrastruktur maritim dan pengelolaan air. Di pengujung pernyataannya, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Belanda yang terus menghormati kedaulatan Indonesia.

Ada 76,3 Persen Rakyat Indonesia Mendukung Jokowi Keluarkan Perppu KPK

PRESIDEN Jokowi Bisa Dimakzulkan Jika Lakukan 6 Tindakan Ini,Dijelaskan 4 Pakar dan Diatur dalam UUD

Halaman
12
Editor: Alex Suban
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved