Jakarta

Sudah Audiensi di Kantor Wali Kota, Warga Billy Moon Tetap Tolak Pembangunan KUA

Warga RW 10 Perumahan Billy Moon, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, menolak pembangunan Kantor Urusan Agama (KUA) di dalam permukimannya.

Sudah Audiensi di Kantor Wali Kota, Warga Billy Moon Tetap Tolak Pembangunan KUA
Istimewa
Audiensi antara pihak KUA dan warga RW 10 Perumahan Billy Moon, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (4/10/2019). 

Warga RW 10 Perumahan Billy Moon, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, menolak pembangunan Kantor Urusan Agama (KUA) di dalam permukimannya.

Abbas seorang warga menyatakan pada Jumat (4/10/2019) lalu, perwakilan warga mendatangi Kantor Wali Kota Jakarta Timur guna audiensi membicarakan rencana pembangunan.

Pertemuan itu dijembatani oleh Camat Duren Sawit, Lurah Pondok Kelapa, Ketua RW 10 Billy Moon dan pihak Wali Kota.

"Kami datang lebih dari 6 orang warga, enggak tahunya yang diperbolehkan masuk hanya 2 orang saja, sementara orang KUA ada 6 orang. Dari situ saja sudah kelihatan kalau enggak seimbang," kata Abbas seorang warga RW 10 saat ditemui di Perumahan Billy Moon, Jakarta Timur, Senin (7/10).

Di pertemuan tersebut, pihak KUA mengklaim rencana pembangunan sudah melewati rangkaian prosedur. Hal itu disanggah oleh Abbas.

 KONDISI Terkini Irish Bella dan Ammar Zoni setelah Janin Kembar Meninggal disampaikan Orang Dekatnya

 DOKTER Tompi Peringatkan Hotman Paris untuk Tidak Langsung Share Video: Minta Pendapat Ahli Dulu

 Janin Bayi Kembar Irish Bella Meninggal Dunia, Ammar Zoni Sendiri yang Menguburnya Penuh Tangis Haru

"Semua pembahasan dimulai dari prosedurnya dulu, bahwasanya katanya pembangunan sudah benar. Karena itu tidak perlu amdal dan izin tetangga. Kalau dukung, kami tidak ada urusan. Kami menolak karena tidak ada sosialisai. Bukan masalah agama atau SARA. Masalah etika saja. Kalau mau masuk pekarangan orang ,tiba-tiba masuk kan jadi ribut, walaupun hak dia," ujarnya.

Ia pun baru mengetahui bahwa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) KUA belum rampung seperti apa yang dikemukakan oleh oleh pihak KUA.

Dokumen tersebut masih berproses di tinggat Pemprov DKJ Jakarta.

"Ternyata prosedur IMB-nya belum dijalani pas kami cek ke kantor wali kota. Enggak mungkin IMB keluar kalau enggak ada persetujuan dari masyarakat. Warga yang setuju hanya 160 orang, sementara yang menolak ada 242 KK," kata Abbas.

 Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2 Hingga 10 Persen dengan Cara Ini

Halaman
12
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved