Soal Ekonomi Digital, Bank Indonesia: Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru Indonesia

Bank Indonesia mendorong ekonomi digital sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia agar ekonomi terangkat lebih tinggi.

Soal Ekonomi Digital, Bank Indonesia: Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru Indonesia
thinkstockphotos
Ilustrasi 

Perkembangan ekonomi digital dapat menjadi jawaban terhadap sumber pertumbuhan baru tersebut.

Setidaknya, ada dua alasan utama mengapa BI menilai ekonomi digital sangat potensial bagi pertumbuhan.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Dinamika perekonomian global beberapa tahun terakhir, terutama perang dagang, memperlambat laju pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Daya dorong sumber pertumbuhan ekonomi yang ada saat ini semakin minim sehingga dibutuhkan sumber pertumbuhan baru agar ekonomi terangkat lebih tinggi.

Bergulirnya perang dagang menekan pertumbuhan ekonomi banyak negara besar di dunia.

Ini berimbas pada turunnya volume perdagangan dunia dan lesunya harga komoditas yang menjadi andalan ekspor Indonesia selama ini.

Lantas, pertumbuhan ekonomi dalam negeri semakin sulit untuk melaju dan cenderung stagnan pada kisaran lima persen.

Ranitidine Memicu Kanker, BPOM Resmi Menarik Obat yang Mengandung Ranitidine

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Sugeng, mengatakan, tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia di kisaran lima persen tidak buruk jika dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya.

Namun, pertumbuhan tersebut jauh dari cukup untuk membawa Indonesia keluar dari status negara berpendapatan menengah ke bawah (low middle-income).

“Dibutuhkan sumber pertumbuhan ekonomi yang baru untuk mendapatkan tingkat pertumbuhan yang tinggi dan keluar dari middle income trap,” kata Sugeng, Senin (7/10/2019).

Halaman
123
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved