Satya Wiragraha ‎Jadi Jawara Ajang Kompetisi Desain Batik Swiss‎ 2019

Satya Wiragraha ‎Jadi Jawara Ajang Kompetisi Desain Batik Swiss‎ 2019. Batik dengan motif pegunungan Alpen, Kereta Api, dan Suasana Kota Swiss

Satya Wiragraha ‎Jadi Jawara Ajang Kompetisi Desain Batik Swiss‎ 2019
Warta Kota/Ign Agung Nugroho
Satya Wiragraha pemenang ajang Kompetisi 'Desain Batik Swiss 2019', saat menerima penghargaan dari Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Kurt Kunz. 

Dengan mengusung desain motif batik bernuansa pegunungan Alpen, ‎ perajin batik asal DIY Yogyakarta, Satya Wiragraha memenangi ajang bertajuk 'Kompetisi Desain Batik Swiss 2019'.

Perhelatan tersebut digagas Kedutaan Besar Swiss untuk Indonesia bersama Ikatan Pecinta Batik Nusantara (IPBN).

Satya yang juga pelaku usaha batik ‎dengan label 'Harumi Batik' itu menjelaskan, desain motif batik kreasinya yang diberi judul 'Swiss in Harmony' itu, merupakan perpaduan antara pegunungan, sarana transportasi kereta api, serta penggambaran kota di Swiss‎.

"Hal pertama yang saya tangkap tentang Swiss adalah keindahan alamnya, dari sekian banyak, saya pilih gunung untuk ditampilkan karena itu yang paling identik," kata Satya selepas meraih penghargaan sebagai pemenang di Atrium, Kota Kasablanca, Tebet, Jakarta Selatan pekan lalu.

Untuk pewarnaan, Satya memilih dominasi warna biru dengan corak abu-abu, yang menjadi kesan personalnya terhadap negara Swiss.

“Kalau warnanya itu biru juga untuk memberikan kesan dingin secara visual kepada orang yang menikmati batik saya," kata Satya yang membutuhkan waktu dua bulan merampungkan desain batik tersebut.

Sebelum karya Satya diumumkan sebagai pemenang, para juri kompetisi desain batik Swiss telah memilih sepuluh karya terbaik dari 150 karya desain yang masuk.

“Kami menilai antara lain dari bagaimana elemen Swiss dan Indonesia dikombinasikan dalam desain dan kreativitas mengenai ide dan filosofi di baliknya,” kata ketua tim juri, Michael Cottier.

Satya Wiragraha pemenang ajang Kompetisi 'Desain Batik Swiss 2019', saat menerima penghargaan dari Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Kurt Kunz.
Satya Wiragraha pemenang ajang Kompetisi 'Desain Batik Swiss 2019', saat menerima penghargaan dari Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Kurt Kunz. (Warta Kota/Ign Agung Nugroho)

Dalam acara yang sama, kain batik cap dengan desain karya kesepuluh finalis itu dipamerkan secara perdana beserta hasil jadi dalam bentuk pakaian karya perancang busana.

Pameran tersebut, akan berlangsung hingga tanggal 6 Oktober di Fashion Atrium, Mall Kota Kasablanka.

Halaman
12
Penulis: Ign Agung Nugroho
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved