Penipuan

Laporan Polisi di Polres Metro Jakarta Timur Didominasi Penipuan Belanja Online hingga 30 Persen

"Paling banyak pengaduannya itu penipuan saat belanja online. Kalau dipresentasekan jumlahnya 30 persen laporan yang masuk ke kita."

Laporan Polisi di Polres Metro Jakarta Timur Didominasi Penipuan Belanja Online hingga 30 Persen
quickenloans.com
Ilustrasi belanja lewat sistem online 

Sejak toko online semakin menjamur di kalangan masyarakat, piahk kepolisian kerap menerima laporan mengenai penipuan bermodus belanja online.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengatakan, dominasi pengaduan tersebut bertahan sejak beberapa bulan terakhir.

"Paling banyak pengaduannya itu penipuan saat belanja online. Kalau dipresentasekan jumlahnya 30 persen laporan yang masuk ke kita," kata Hery di Mapolrestro Jakarta Timur, Senin (7/10/2019).

Rentang usia beserta profesi korban yang melaporkan penipuan sangat beragam.

Para korban mulai dari ibu rumah tangga, mahasiswa, hingga pekerja yang tertarik akan harga murah yang ditawarkan oleh pelaku penipuan.

Bayi-bayi Lahir Oktober Cenderung Berumur Panjang, Bisa Mencapai Umur 100 Tahun

Mengapa Menstruasi Anda Terlambat? 8 Alasan yang Menyebabkan Datang Bulan Bermasalah

Haruskah Anda Menambahkan Madu ke dalam Minuman Kopi Panas Anda?

Kerugian yang dilaporkan karena jadi korban penipuan pun dari mulai ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah.

"Laporannya beragam. Dari mulai ibu rumah tangga beli panci, mahasiswa beli handphone, banyak kasusnya. Jadi mereka sudah transfer tapi barang enggak dikirim," ujarnya.

Berdasarkan data Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur, warga kerap tertipu saat belanja lewat oknum pedagang yang berjualan lewat Facebook dan Instagram.

Meski terkesan mudah karena pembeli mengantongi nomor handphone, Hery menyebut penanganan kasus penipuan terbilang rumit.

"Kalau kita lacak nomor handphone-nya sudah enggak aktif. Nomor handphone dengan nomor WhatsApp yang digunakan berbeda."

"Akun yang digunakan untuk menipu juga langsung ditutup pelaku," tutur Hery Purnomo.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved