Pasar Modal

Ini Penyebab IHSG Hari Ini Turun, Bahkan Sempat Anjlok di Bawah 6.000

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali anjlok hari ini. Sempat turun hingga 5.988, dan akhirnya IHSG ditutup pada 6.000,58.

Ini Penyebab IHSG Hari Ini Turun, Bahkan Sempat Anjlok di Bawah 6.000
thinkstockphotos
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali anjlok hari ini.

Sempat turun hingga 5.988, dan akhirnya IHSG ditutup pada 6.000,58.

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, sebelumnya memprediksikan pergerakan IHSG di bawah level 6.000 ini.

Herditya membenarkan salah satu faktor penggerak turun IHSG hari ini adalah rilisnya data cadangan devisa yang turun 1,6 persen atau sebesar 2,1 miliar dollar AS untuk membayar utang.

Transaksi Kartu Uang Elektronik Masih Menunjukkan Tren Meningkat

Cadangan devisa Indonesia mencapai 124,3 miliar dollar AS per akhir September 2019.

Selain sentimen turunnya cadangan devisa, Kepala Riset Artha Sekuritas, Frederik Rasali, mengatakan, kondisi global yang hingga saat ini masih menekan Indonesia juga menjadi pemberat IHSG.

Sentimen global yang dimaksudkan oleh Frederik disini ialah terkait sentimen demo bekepanjangan Hong Kong dan kekhawatiran akan adanya resesi.

Akhir pekan lalu, Amerika Serikat (AS) merilis data yang menunjukkan tingkat pengangguran AS turun dan berada di level terendah yakni dikisaran 3,5 persen.

Menurut Direktur Megah Investama, Hans Kwee, hal ini memancing kekhawatiran pasar terkait kemungkinan The Fed tidak kembali menurunkan suku bunga.

"Pada perdagangan terakhir market ekspektasi The Fed menurunkan suku bunga," kata Hans. 

Fintech P2P Lending Dapat Izin dari OJK untuk Kolaborasi dan Akuisisi Multifinance

Halaman
123
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved