Kamis, 30 April 2026

BERITA VIDEO

VIDEO : Begini Penampakan Pendopo Rumah Gubernur Anies Baswedan

Gubernur DKI Anies Baswedan memperbolehkan pendopo rumahnya di Jalan Lebak Bulus II Dalam, untuk berbagai kegiatan warga sekitar.

Tayang:
Penulis: Budi Sam Law Malau |

Gubernur DKI Anies Baswedan memperbolehkan pendopo rumahnya di Jalan Lebak Bulus II Dalam, Nomor 42, Cilandak, Jakarta Selatan, dijadikan tempat acara dan kegiatan warga termasuk akad nikah warga.

Seperti pada Sabtu (5/10/2019), dimana pendopo dipakai untuk acara akad nikah Monna dan Zainal Abidin. Monna adalah warga sekitar yang rumah orangtuanya persis berada di sebelah barat pendopo rumah Anies.

Bukan itu saja, lahan di depan pendopo, dipersilakan oleh Anies dijadikan panggung hiburan resepsi pernikahan.

Karenanya Jalan Lebak Bulus Dalam 2, selebar sekitar 3 meter di depan rumah Anies ditutup sementara, sejak Sabtu pagi.

Di sana dibangun sebuah tenda besar untuk resepsi pernikahan. Sementara panggung hiburan bagi para undangan, dibuat tepat di depan pendopo rumah Anies.

Tak jauh dari sisi itulah, pelaminan kedua mempelai yang menikah berdiri.

Melihat pendopo rumah Anies Baswedan, tentunya tak bisa dipisahkan dengan keberadaan rumah Anies dan lahan di sekitarnya yang sangat asri.

Berada di gang atau jalan kecil, yang hanya muat satu mobil, keberadaan pendopo rumah Anies menjadi cukup menonjol.

Jalan Lebak Bulus II Dalam dimana rumah dan pendopo Anies berada hanya selebar sekitar 3 meter atau muat satu mobil saja.

Jejeran rumah di jalan ini sebagian besar memiliki pagar dan tembok tepat di sisi jalan.

Namun di bagian rumah Anies Baswedan, agak berbeda. Jalan menjadi agak melebar karena Anies membangun tembok depan agak menjorok ke dalam, sementara di sisi jalan di depannya menggunakan konblok.

Di tembok depan rumah ini ada garasi mobil yang dibuat seperti lorong. Dari sini ada pintu dan jalan menuju pendopo.

Di samping atau di sisi kiri bagian ini, ada lahan berumpur hijau yang langsung berada di samping sisi jalan dan tidak berpagar.

Kontur lahan ini berada lebih tinggi dari jalan dan agak menanjak.

Pada bagian depan sisi lahan yang berumput ditanam sejumlah pohon hias yang agak tinggi dan makin menambah asri.

Di samping paling kiri lahan atau sebelah barat ada jalan setapak bersemen yang agak menanjak namun terasa sangat landai. Jalan ini merupakan bagian akhir sisi barat lahan rumah Anies yang langsung dibatasi tembok.

Di bagian kontur lahan paling atas inilah pendopo atau rumah joglo Anies berada.

Pendopo dibangun seluas sekitar 100 meter persegi. Sekitar 90 persen atau lebih bangunan terbuat dari kayu dan berwarna dominan cokelat.

Di teras pendopo ada empat tiang pondasi bangunan dari kayu. Meja dan kursi panjang dari kayu juga terdapat di sini. Pintu utama juga berbahan kayu.

Pada sekitar seperempat dinding bangunan bagian bawah, ada tembok semen yang dibuat di beberapa bagian. Diatasnya semua bagian dinding, terbuat dari kayu. Bahkan jendela banguanan di empat sisi juga dari kayu.

Atap bangunan berbentuk segitiga mengerucut dengan bahan yang juga tampaknya dari kayu.

Di samping kiri bagian bangunan paling belakang ada pintu kayu yang bersisian dengan tembok yang dibalut tanaman hias menjalar.

Di bagian depan teras pendopo ternyata ada bagian yang bolong dan bukan lantai. Di bagian ini dibangun dengan besi hingga yang saling bersilangan hingga membentuk kotak-kotak.

Dari sisi ini kita bisa melihat ke bawah ternyata ada bagian lain rumah Anies di bawahnya. Tampak dari sisi ini ada sejumlah burung dalam sangkar yang ditaruh dan dipajang di sana.

Ternyata di bagian bawah pendopo adalah area privat keluarga Anies.

Rumah Anies memang terdiri dari dua lantai. Lantai atas berbentuk joglo dan area privat keluarga di lantai bawah.

Jika kita memandang dari pendopo, maka Anies dan keluarga seolah tinggal di bawah tanah. Namun jika dilihat dari halaman belakang, tak terlihat ada bangunan bawah tanah.

Di bagian depan di seberang pendopo ada kontur lahan yang meninggi dan diatasnya penuh tanaman mulai dari yang menjalar dan tanaman hias.

Di bawah kontur lahan inilah pelaminan resepsi pernikahan warga sekitar dibuat. Sementara panggung hiburan bagi para undangan, dibuat tepat di depan pendopo rumah Anies yang tinggi hingga sudah menyerupai panggung. Hanya dengan tenda ukuran sedang, maka panggung hiburan tampak ideal. Sebab tamu undangan yang datang ke resepsi ada di bawahnya.

Anies Baswedan, mengatakan sejak ia tinggal dan membeli lahan di sana 2013 lalu, ia sudah merancang membangun rumah dengan pendopo atau rumah joglo yang bisa dipakai bersama oleh warga sekitar dan pihaknya.

"Kami tinggal di dalam kampung yang gangnya hanya bisa dilewati satu mobil. Pemukimam sini padat. Dari awal kita merancang rumah ini tidak pakai pagar. Jadi gak ada pagar. Sehingga bisa dipakai warga dengan kita bersama-sama. Termasuk pendopo atau joglo, juga begitu," kata Anies usai menghadiri resepsi pernikahan warga yang digelar di depan rumahnya, Sabtu (5/10/2019) sore.

Menurut Anies, pendopo tidak hanya bisa dipakai akad nikah warga tapi juga kegiatan lainnya.

"Setiap hari Sabtu pendopo dipakai kursus semua anak atau bimbingan belajar. Seminggu dua tiga kali, ada majlis taklim, ada PKK, dan ada Pos Bindu. Kalau lihat di depan itu ada tempat mengukur ketinggian badan. Itu untuk ukur di Pos Bindum," kata Anies didampingi sang istri.

Jadi katanya pendopo cukup sering dijadikan tempat kegiatan warga.

"Jadi memang tempat ini jadi tempat bersama masyarakat dan kami. Jadi hari ini juga bukan yang pertama dipakai untuk pernikahan. Sudah beberapa kali," kata Anies.

Anies menjelaskan ketika dulu merancang rumahnya pada 2013, ia tidak membayangkan akan menjadi Gubernur DKI.

"Ketika dulu merancang ini dari 2013, saya juga gak pernah bayangi waktu itu, saya akan tugas di Jakarta. Tapi rumah memang didisain dari awal untuk kami pakai keluarga dan juga bisa dipakai masyarakat. Dari awal memang sudah begitu. Jadi alhamdulilah sekaranf bisa bermanfaat bagi warga," katanya.(bum)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved