Investasi

Pasar Saham sedang Terkoreksi, Bagaimana Peluang Reksadana Saham?

Sejak awal tahun hingga akhir September 2019, kinerja reksadana saham masih terpuruk.

Pasar Saham sedang Terkoreksi, Bagaimana Peluang Reksadana Saham?
thinkstockphotos
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Sejak awal tahun hingga akhir September 2019, kinerja reksadana saham masih terpuruk.

Sejak awal tahun, anjloknya reksadana saham sudah mencapai 6,35 persen.

Hanya saja, harapan kinerja reksadana berbalik positif hingga akhir tahun masih terbuka dengan beberapa katalis yang mendukung.

Head of Investment Research Infovesta Utama, Wawan Hendrayana, mengatakan, sepanjang tahun ini isu perlambatan global menjadi yang utama untuk membayangi kinerja reksadana saham.

Jalur Puncak Akan Diubah Jadi Sistem 2-1, Uji Coba Mulai 27 Oktober 2019: Simak Penjelasannya

Ia mengatakan, perlambatan ekonomi juga ditunjukkan dengan data inflasi yang baru rilis terakhir sehingga asing melakukan aksi jual.

"Investor asing lebih suka melakukan switching dari saham ke SUN," kata Wawan.

Meskipun isu perlambatan global diprediksi masih akan mengikuti perkembangan saham, Wawan optimistis masih ada katalis positif yang bisa mendongkrak reksadana saham.

Dalam waktu dekat, ia menyebutkan pelantikan kabinet menjadi salah satu katalis positif dari situasi politik.

Menurutnya, pelaku pasar sedang menunggu kabinet presiden terpilih Joko Widodo nantinya.

Geliat Pasar Saham, Analisis: Pindahkan Aset dari Instrumen Agresif ke Konservatif

Selain itu, Wawan mengatakan, pada Oktober ini akan ada rilis laporan keuangan emiten untuk kuartal III.

Halaman
123
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved