Perampokan

Wartawan Radio Jadi Korban Penjambretan di Jalan Sultan Agung Bekasi

"Tiba-tiba saja ketika turunan flyover Kranji, tas selempang saya langsung dirampas dan sabet talinya sampai putus dan dibawa pelaku."

Wartawan Radio  Jadi Korban Penjambretan di Jalan Sultan Agung Bekasi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Wartawan radio bernama Eko Purnomo yang menjadi korban kejahatan jalanan di Jalan Raya Sultan Agung, Medan Satria, Kota Bekasi, saat membuat laporan di Mapolrestro Bekasi Kota, Jumat (4/10/2019). 

Wartawan radio bernama Eko Purnomo menjadi korban kejahatan jalanan di Jalan Raya Sultan Agung, Medan Satria, Kota Bekasi.

Tas selempang miliknya dirampas di jalan ketika hendak pulang ke rumahnya di Harapan Jaya, Bekasi Utara, seusai melakukan peliputan, Jumat (4/10/2019).

Eko Purnomo mengatakan,  peristiwa penjambretan itu terjadi ketika dirinya seusai liputan di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jumat dini hari.

Kejadian perampasan tas miliknya terjadi secara cepat dan tiba-tiba.

"Saya enggak curiga apa-apa, cepat kejadiannya. Tiba-tiba saja ketika turunan flyover Kranji, tas selempang saya langsung dirampas dan sabet talinya sampai putus dan dibawa pelaku," kata Eko kepada Warta Kota, Sabtu (5/10/2019).

Ketua DPRD DKI Jakarta Dukung Rencana Anies Baswedan Soal Ajang Balap Formula E

Pelaku Pencurian Motor di Bekasi Ditembak Polisi, Sudah Beraksi Puluhan Kali

Ketika itu kondisi jalan dalam keadaan sepi pengendara maupun warga.

Saat itu, dia berusaha mengejar pelaku, akan tetapi melihat pelaku berboncengan dan membawa senjata tajam celurit niat itu diurungkannya.

"Istilahnya jambret ya dengan cara menyabetkan senjata. Karena kalau pake tangan kayaknya nggak mungkin langsung putus," kata Eko Purnomo.

Lantas, dia langsung melaporkan aksi kejahatan itu ke Mapolres Metro Bekasi Kota dengan
LP bernomor 294/K/X/SPK1/2019/Restro Bekasi Kota.

Sudah Punya 5 Anak, AndikaTak Masalah Tak Punya Pacar Lagi dan Tetap Menduda

Andika Hanya Traktir Pecel Lele Saat Berpacaran dengan Perempuan Bergaya Hidup Sederhana

Berdasarkan pengakuan korban, tas itu berisi kartu pers, STNK, SIM, ATM, KTP, dan tiga unit ponsel.

Dja menambahkan, ciri-ciri pelaku mengendarai motor racing dua tax. Untuk wajah pelaku dia tak dapat mencirikannya karena kejadian sangat cepat sehingga tidak melihat wajahnya.

"Sekilas si masih umuran remaja ya. Saya berharap polisi dapat segera menangkap pelaku itu," kata Eko Purnomo.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved