Senin, 11 Mei 2026

Rusuh Papua

VERONICA Koman Blak-Blakan, Ungkap Kondisi Terkini Papua: Periode Paling Suram

Seorang aktivis dan pengacara Hak Asasi Manusia, Veronica Koman blak-blakan mengenai kondisi terkini Papua.

Tayang:
Editor: PanjiBaskhara
dok BBC Indonesia
Paspor Veronica Koman ditarik setelah ia ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Timur.  

Seorang Aktivis dan Pengacara Hak Asasi Manusia, Veronica Koman blak-blakan soal kondisi Papua saat ini.

Diketahui, Veronica Koman sebut kondisi Papua suram, atau bahkan kondisi tersuram di Papua selama 20 tahun terakhir.

Berikut penjelasan Veronica Koman soal kondisi suram Papua tersebut.

Diketahui, mendadak Veronica Koman muncul di televisi Australia.

Daftar harga Low SUV Oktober 2019, Honda dan DFSK Kerek Harga SUV Andalannya

Andika Hanya Traktir Pecel Lele Saat Berpacaran dengan Perempuan Bergaya Hidup Sederhana

Didominasi Perempuan, Gercin Jadi Energi Baru Bagi DKI Jakarta

Rupanya, kemunculan Veronica Koman di televisi Australia itu, terkait Veronica Koman suarakan masalah Papua.

Veronica Koman menyatakan dia akan terus menyuarakan pelanggaran HAM dan ketidakadilan dialami rakyat Papua.

Dilansir ABC Australia, Veronica Koman berkata telah meminta kepada pihak keluarganya untuk bersabar karena persoalan yang dialami rakyat di Papua jauh lebih berat.

"Saya tidak akan berhenti," kata Veronica dalam wawancara khusus dengan program The World ABC TV yang ditayangkan, Kamis (3/10/2019) malam.

 Ini Daftar Harga City Car Oktober 2019, Merangkak Naik Mulai Rp 2,5 Juta hingga Rp 4 Juta

 Baru Dilantik Mulan Jameela dan Desy Ratnasari , Riwayat Pendidikan dan Pekerjaan Jadi Sorotan

 Pemerintah Korea Utara Pelihara 2.000 Wanita Perawan Dijadikan Budak Nafsu Pejabat

Veronica saat ini sedang dicari oleh pihak Kepolisian RI setelah dijadikan tersangka.

Sehingga selama beberapa waktu dia memilih mengambil sikap low profile, khususnya terhadap media.

Sebelum berbicara dengan presenter ABC Beverley O'Connor, Veronica juga sudah melakukan wawancara dengan stasiun televisi Australia lainnya, SBS TV.

Ditanya mengenai keputusannya untuk akhirnya bersedia diwawancara, Veronica menyatakan hal itu didorong oleh situasi di Papua yang semakin memburuk.

 UTANG Biaya Pesta Nikah Rp 1,6 M Harus Dilunasi Pengantin Wanita, Mempelai Pria Kabur Saat Resepsi

 Ramalan Zodiak Cinta Sabtu 5 Oktober, Libra Lajang Siap Berkencan, Leo Jenuh, Scorpio Kompak

 Jadwal Pendaftaran CPNS dan Informasi Penting Terkait Pendaftaran CPNS 2019, Lowongan Guru Terbanyak

"Sebab saya kira saat ini kita menyaksikan periode paling suram di Papua dalam 20 tahun terakhir"

"Kini ada tindakan keras yang belum pernah terjadi sebelumnya di sana," jelasnya.

Apakah Veronica tidak khawatir dengan keselamatan dirinya sendiri saat ini?

""Tentu saja saya khawatir dengan diri saya dan keluarga saya di Indonesia"

Paspor Veronica Koman ditarik setelah ia ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Timur. 
Paspor Veronica Koman ditarik setelah ia ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Timur.  (dok BBC Indonesia)

"Tapi hal itu tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan apa yang dialami rakyat Papua," ujarnya.

Menanggapi status tersangka yang dikenakan terhadap dirinya dengan tuduhan sebagai provokator, Veronica melihat hal itu tak lebih dari upaya pemerintah RI untuk menghancurkan kredibilitasnya.

"Sebab mereka tidak bisa membantah data serta rekaman video dan foto yang saya punya sehingga mereka hanya bisa menyerang kredibilitas saya," kata Veronica.

Soal upaya pihak berwenang dengan minta bantuan Interpol dan Pemerintah Australia untuk memulangkannya ke Indonesia, Veronica juga mengaku khawatir.

Veronica Koman jadi tersangka kasus kerusuhan di Papua dan kini jadi buruan Polri.
Veronica Koman jadi tersangka kasus kerusuhan di Papua dan kini jadi buruan Polri. (@davidlipson)

"Tapi saya berharap Pemerintah Australia tidak akan menuruti tuntutan bermotif politik ini. Sebab Pemerintah Indonesia kini membungkam siapa saja yang menyuarakan mengenai Papua," tegasnya.

Sejauh ini Pemerintah Australia belum pernah melakukan kontak kepada Veronica Koman.

Veronica berharap agar Pemerintah Australia dapat setidaknya meminta kepada Pemerintah RI untuk buka akses bagi para jurnalis internasional dan Komisi HAM PBB ke Papua.

Akses untuk masuk ke Papua bagi Komisi HAM PBB sebenarnya telah dijanjikan Pemerintah RI sejak dua tahun lalu.

Veronica Koman
Veronica Koman (Istimewa)

"Saya kira masalah HAM itu melampaui perjanjian bilateral kedua negara," katanya.

Australia dan Indonesia saat ini terikat pada perjanjian "Lombok Treaty" yang disepakati pada tahun 2006 dan mulai berlaku sejak 7 Februari 2008.

Perjanjian itu mengikat Australia untuk menghormati kedaulatan NKRI yang mencakup wilayah Papua di dalamnya.

Tanggapi tudingan banyak pihak yang menyebut upaya Veronica dalam menyebarkan rekaman dan informasi kejadian di Papua.

Veronica Koman sebarkan kondisi kerusuhan Papua Senin (23/9/2019)
Veronica Koman sebarkan kondisi kerusuhan Papua Senin (23/9/2019) (twitter @veronicakoman)

Yakni melalui media sosial justru semakin memperkeruh situasi.

Dia mengaku bahwa dirinya telah menyaring segala informasi yang disebarkannya.

"Misalnya saat terjadi kerusuhan di Wamena, saya sangat berhati-hati untuk tidak menyebarkan rekaman yang melibatkan konflik horizontal antara penduduk asli dan pendatang"

"Saya sangat berhati-hati mengenai hal itu," katanya.

DIBURU Polri, DPO Veronica Nongol di TV Australia Lontarkan Pengakuan Mengejutkan Ini . DPO Veronica Koman dalam wawancara dengan ABC pada Kamis (3/10/2019) malam.
DIBURU Polri, DPO Veronica Nongol di TV Australia Lontarkan Pengakuan Mengejutkan Ini . DPO Veronica Koman dalam wawancara dengan ABC pada Kamis (3/10/2019) malam. (ABC TV: The World)

Lalu, apa sebenarnya dampak yang bisa dicapai dengan segala aktivitas yang dilakukan Veronica dan para aktivis lainnya terkait situasi di Papua?

"Kami ingin mengekspos situasi Papua ke dunia luar... apa yang saya laporkan melalui medsos paling tidak bisa memandu para jurnalis untuk mengabarkan apa yang terjadi," jelasnya.

Meski kini dia terpaksa meninggalkan tanah airnya, namun Veronica dengan tegas menyatakan tidak akan berhenti.

"Keluarga saya diintimidasi, orangtua saya sudah dua kali menangis meminta saya berhenti Tapi saya sampaikan ke mereka untuk bersabar karena masalah ini jauh lebih besar dari kita," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Veronica Koman: Saya Tidak Akan Berhenti Bersuara soal Papua"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved