Berita Tangerang

Pungli Menggila di Tangsel, Ijazah Murid Ditahan di SMPN 4

Ia mengaku ijazah anaknya ditahan oleh pihak sekolah setempat lantaran belum membayar sejumlah pungutan.

Pungli Menggila di Tangsel, Ijazah Murid Ditahan di SMPN 4
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Para awak media melakukan wawancara kepada pihak SMPN 4 Tangsel terkait ijazah murid yang ditahan karena belum melunasi sejumlah dana yang sudah diwajibkan. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Andika Panduwinata

PAMULANG, WARTAKOTALIVE.COM - Nasib tragis menimpa KR satu dari orang tua murid SMPN 4 Tangerang Selatan.

Ia mengaku ijazah anaknya ditahan oleh pihak sekolah setempat lantaran belum membayar sejumlah pungutan.

KR tak dapat melunasi kewajiban permintaan dana yang telah disepakati sebelumnya.

Dirinya menceritakan mengenai ikhwal kejadian tersebut.

"Sejak awal putri saya masuk sudah ditanya kemampuan untuk membantu sekolah, saat itu saya membayarkan Rp 5 juta agar putri saya bisa masuk kelas bakat istimewa," ujar KR, Jumat (5/10/2019).

Bahkan tak berhenti pada tahap awal pra penerimaan siswa baru, dia sebagai orang tua juga diminta menyepakati komitmen untuk menyetorkan uang bulanan semacam SPP dengan besaran bervariatif.

"Rata-rata menyepakati Rp. 300 ribu donasi semacam SPP itu. Tapi ada yang di bawah itu juga.

"Di kelas anak saya juga diminta donasi untuk perpustakaan dan komputer sebesar Rp 50.000 ada juga uang kas kelas Rp 5000 per Minggu.

"Ini anak saya sudah lulus benar-benar harus melunasi donasi itu semua, kalau tidak ijazah tidak boleh diambil," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved