Berita Video

VIDEO: 51 Pengungsi Wamena Lega Setelah Tiba Di Jakarta

"Kami sejak kejadian diungsikan dari Wamena di Kodim 1702 Wamena selama satu minggu. Setelah itu ada bantuan dari TNI AU dan Polisi, kami dievakuasika

VIDEO: 51 Pengungsi Wamena Lega Setelah Tiba Di Jakarta
Warta Kota
Proses pemulangan pengungsi asal Wamena di Lanud Halim Perdanakusuma, Makasar, Jakarta Timur, Kamis (3/10). 

Sebanyak 51 pengungsi asal Wamena, tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Makasar, Jakarta Timur, Kamis (3/10), sore tadi.

Keseluruhan pengungsi tersebut merupakan perantau asal Sumatera Barat yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Minang (IKM) yang kesulitan keluar dari wilayah Wamena sejak kerusuhan yang terjadi pada Senin (23/9) lalu.

Kadispen AU Marsekal Pertama (Marsma) TNI Fajar Adriyanto, mengatakan sebanyak 51 orang tersebut diberangkatkan tadi pagi dengan pesawat berjenis Hercules setelah transit di beberapa kota.

"Perjalan kami mulai dari pagi, dari Ambon menuju Makasar, turun di Bali, lalu Malang, Lanud Iswahjudi dan sekarang sampai di Halim," ujar Fajar di lokasi.

Para pengungsi akan langsung melanjutkan perjalanan menuju Sumatera Barat pada 19.00 WIB, setelah istirahat sejenak.

Total, sudah kurang lebih 4.000 pengungsi yang telah dievakuasi keluar dari Wamena pasca kerusuhan.

"TNI AU sudah mengerahkan pesawat jenis CN 295 dan Hercules. Sudah lebih dari 4.000 orang yang kami evakuasi dari Wamena. Saat ini sekarang, masih ada 5 pesawat lagi di sana. Ada yang kembali 2 ada juga yang berangkat 2. Jadi total ada 7 pesawat, 5 Hercules dan 2 jenis CN 295," tuturnya.

Sementara itu, Zulkifli yang merupakan ketua IKM Wamena, menceritakan memerlukan waktu cukup panjang bagi para pengungsi untuk keluar dari Wamena.

Hal itu dikarenakan situasi yang saar itu kurang kondusif, menyulitkan para pengungsi untuk keluar dari sana. Terlebih lagi, tak ada harta benda yang bisa diselamatkan untuk menyambung hidup.

"Kami sejak kejadian diungsikan dari Wamena di Kodim 1702 Wamena selama satu minggu. Setelah itu ada bantuan dari TNI AU dan Polisi, kami dievakuasikan lagi di Sentani. Satu hari kemudian kami berangkat lagi ke Biak lalu ke Ambon berlanjut hingga sekarang tiba di Halim," kata Zulkifli.

Ia pun berterimakasih kepada TNI dan Polri yang membantu para pengungsi saat kericuhan terjadi. Akomodasi dan fasilitas yang disebutnya begitu lengkap sangat membantu para pengungsi.

"Dalam perjalanan, kami sangat berterimakasih kepada TNI, Polri dan AU yang telah memfasilitasi kami, sampai kami bisa dipulangkan dengan selamat, sehingga kami sangat berbangga karena merasakan betul difasilitasi semuanya," ungkapnya. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved