Berita Video

VIDEO: 50 Pengedar Narkoba Terjaring Operasi Nila di Kota Bekasi, Barang Bukti Senilai Rp 500 Juta

Adapun para tersangka pengedar yang diamankan ini merupakan penjual tingkat kedua atau belum tergolong bandar besar.

VIDEO: 50 Pengedar Narkoba Terjaring Operasi Nila di Kota Bekasi, Barang Bukti Senilai Rp 500 Juta
Warta Kota/Muhammad Azzam
Polisi Bekasi merilis pengungkapan bisnis narkoba di Bekasi. 

Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Metro Bekasi Kota menangkap 50 orang tersangka pengedar narkoba selama pelaksanaan Operasi Nila Jaya 2019, selama dua pekan.

Dari 50 orang tersangka itu didapatkan barang bukti narkoba jenis ganja seberat 114,03 gram dan sabu seberat 207,17 gram.

Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana mengatakan sebanyak 50 tersangka dengan barang bukti narkoba jenis ganja seberat 114,03 gram dan sabu seberat 207,17 gram merupakan hasil ungkap operasi Nila Jaya 2019 mulai 18 September hingga 2 Oktober 2019.

Operasi Nila Jaya 2019 ini dilakukan bersama dengan unsur instansi pemerintah Kota Bekasi dan TNI.

"Ini hasil operasi Nila Jaya 2019 selama 15 hari, mulai tingkat Polres maupun Polsek. Kita berhasil ungkap 44 kasus narkoba dengan jumlah tersangka 50," ujar Eka saat konferensi pers di Aula Polres Metro Bekasi Kota, Kamis (3/10/2019).

Sigit menuturkan sasaran operasi Nilai Jaya 2019 ini dilakukan ke sejumlah lokasi mulai dari indekos, tempat hiburan malam maupun patroli wilayah.

"Kalau dari tempat hiburan malam kita amankan 13 orang dinyatakan positif narkoba menggunakan methafitamine, amphetamine dan Tetrahydrocannabinol (THC) atau ganja. Mereka ini langsung kita kirim ke panti rehabilitasi narkoba," jelas dia.

Untuk rincian lokasi penangkapan, ada 30 kasus di Kota Bekasi, 8 kasus di Kabupaten Bekasi dan 6 kasus di Jakarta.

Adapun para tersangka pengedar yang diamankan ini merupakan penjual tingkat kedua atau belum tergolong bandar besar.

"Jadi hitungan penjual tingkat kedua, dibawah bandar besar ada bandar lagi dan ini dibawahnya lagi. Kalau narkoba ini kan jaringan putus. Tapi kita tetap upaya untuk kembangkan dan tangkap bandar besarnya," ungkap Eka.

VIDEO: Pengelola Tol Becakayu Masih Tunggu Konsep Taman Di Trotoar Kalimalang

Eka menambahkan selain dari hasil razia, pengungkapkan kasus ini dari undercover para anggota.

"Ditangkap pakai undercover anggota, kalau kita tidak pancing ini kan sulit juga berhasil diungkap para pengedar ini," kata dia.

Adapun jika dijumlahan secara rupiah, total barang bukti ini memiliki nilai sebesar sekitar Rp 500 juta.

"Para tersangka yang ditangkap ini tidak ada tokoh atau resedivis. Tapi paling yang awalnya kita tangkap pemakai, saat ditangkap lagi dia jadi pengedar," kata dia.

Akibat perbuatanya, tersangka dijerat pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 undang-undang 35 tahun 2019 tentang narkotika, ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara dan denda minimal Rp 1 miliar dan maskimal Rp 8 miliar. (MAZ)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved