Ribuan Barang Bukti Kejahatan, Mulai dari Narkotika, Uang Palsu, hingga Senjata Api Dimusnahkan

Kejari Kabupaten Bekasi Musnahkan Ribuan Barang Bukti Tindak Kejahatan, Mulai dari Narkotika, Uang Palsu, hingga Senjata Api

Ribuan Barang Bukti Kejahatan, Mulai dari Narkotika, Uang Palsu, hingga Senjata Api Dimusnahkan
Warta Kota/Muhammad Azzam
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi melakukan pemusnahan ribuan barang bukti tindak kejahatan dari perkara tindak pidana umum, di Halaman Kantor Kejaksaan, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Kamis (3/10/2019). 

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi melakukan pemusnahan ribuan barang bukti tindak kejahatan dari perkara tindak pidana umum, di Halaman Kantor Kejaksaan, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Kamis (3/10/2019).

Plt Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Mayasari mengatakan pemusnahan barang bukti tindak pidana ini diatur dalam Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: KEP-089/J.A/1988 mengenai penyelesaian barang rampasan.

"Tujuannya selain sudah diatur, juga untuk kepastian hukum dan mencegah tindak penyelewengan atas barang buki ini," ujar Mayasari, Kamis (3/10/2019).

Ia menjelaskan barang bukti yang dimusnahkan hari ini berasal dari perkara tindak pidana umum dalam periode Januari-September 2019.

"Barang bukti yang dimusnahkan hari ini berasal dari perkara tindak pidana umum yang sudah inkrah," kata dia.

Adapun barang bukti tindak pidana umum yang dimusnahkan di antaranya narkoba jenis sabu sebanyak 261 perkara seberat 826,3448 gram dan 116 kasus ganja dengan barang bukti seberat 16.595,1347 gram.

Kemudian perkara Undang-Undang Kesehatan sebanyak 11 perkara dengan barang bukti yang dimusnahkan yakni 7.931 butir pil tramadol, 18.198 butir pil heximer, dan 2.000 butir pil ditiazem.

Kemudian ada tujuh perkara dengan barang bukti pil ekstasi sebanyak 507 butir dan minuman keras 208 liter dari lima perkara.

"Jadi dari 430 perkara yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi. Mayoritas, ratusan perkara itu didominasi narkotika yang mencapai 384 perkara," ungkap Mayasari.

Selain narkoba dan minuman keras, kejaksaan juga memusnahkan senjata tajam sebanyak 31 bilah yang didapat dari 16 perkara, serta 16 pucuk senjata api dari 13 perkara.

Bahkan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi juga melakukan pemusnahan 966 lembar uang palsu pecahan 100 dollar.

"Jadi saya tegaskan lagi pemusnahan ini untuk kepastian. Semua proses hukum yang inkrah harus diselesaikan dan ini eksekusi terakhirnya," jelas dia.

Terkait tingginya angka perkara narkoba, Mayasari menambahkan pihaknya bersama Badan Narkotika Kabupaten (BNK), Pemkab Bekasi, Polres, Kodim, maupun unsur masyarakat untuk melakukan upaya pencegahan penggunaan narkoba.

"Karena masih banyak pemakai narkoba membuat tingginya jumlah perkara narkoba atau pengedaran narkoba. Semua pihak harus kerjasama lalukan sosialisasi atas bahaya narkoba ini," paparnya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved