Call Center

Operator 112 Tangerang Selatan Diminta Jangan Cemas Kalau Masyarakat Laporkan Situasi Darurat

Operator 112 Tangerang Selatan Diminta Jangan Cemas Kalau Masyarakat Laporkan Situasi Darurat

Operator 112 Tangerang Selatan Diminta Jangan Cemas Kalau Masyarakat Laporkan Situasi Darurat
Warta Kota/Andika Panduwinata
Pelatihan teknis dasar komunikasi serta call management, dan pelatihan sumber daya manusia (SDM) emergency call atau nomor tunggal panggilan darurat 112 di Command Room Pemkot Tangsel, Kamis (3/10/2019). 

Dinas Komunikasi dan informatika (Diskominfo) Tangerang Selatan memberikan pelatihan teknis dasar komunikasi serta call management, dan pelatihan sumber daya manusia (SDM) emergency call atau nomor tunggal panggilan darurat 112.

Kegiatan ini bertempat di Command Room Pemkot Tangsel, Kamis (3/10/2019).

Pelatihan tersebut diberikan kepada 56 petugas yang berasal dari 14 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Masing-masing OPD ada 4 petugas yang akan terlibat dalam call 112 ini. OPD tersebut terdiri atas  Diskominfo, Dinas Kesehatan, Damkar, Dinas Perhubungan, BPBD, DPMP3AKB, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Sosial, Dinas Perkimta, DLH, RSUD, Satpol, dan lainnya,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo Tangsel Fuad.

Fuad menjelaskan, call 112 ini merupakan layanan yang bisa diakses oleh publik Kota Tangerang Selatan secara gratis untuk melaporkan situasi darurat.

Seperti kebakaran, bencana alam, kemacetan, termasuk juga peristiwa kriminal yang ada di Tangsel.

Menurutnya layanan ini aktif selama 24 jam sekaligus berfungsi mengintegrasikan seluruh layanan yang ada di Tangsel. Mulai dari Damkar, Rumah Sakit, Kepolisian, dan sebagainya.

Dia menyebut ke depannya warga Tangsel tidak perlu mengingat banyak nomor layanan, cukup menghubungi 112, operator yang akan men-dispatch secara cepat ke instansi terkait.

Pelatihan ini terdiri atas i komunikasi dan call management, pengenalan aplikasi service, mindset dan teamwork, stress management,

“Pelatihan ini dalam rangka menyiapkan SDM serta teamwork (call taker, dispatcher, dan responder) ini dilatih secara khusus serta bagaimana mengoperasikan layanan call center 112 berjalan dengan baik.” katanya.

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, mengingatkan kepada petugas call center 112 ini untuk tenang dalam menanggapi telepon masuk dari warga.

"JJika ini sudah efektif banyak warga yang telepon pasti. Mereka telepon dengan nada cemas dan lainnya, nah fungsinya petugas ini untuk tenang menyikapi telepon masuk. Jangan ikut cemas,” ujar Benyamin.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved