Temui Konstituen, Anggota Dewan Digempur Keluhan Soal Drainase, Posyandu, Hingga Kekeringan

“Ini merupakan tanggung jawab moril kita terhadap aspirasi masyarakat. Apa saja keluhan dan kebutuhan rakyat kita rekap dan programkan

Temui Konstituen, Anggota Dewan Digempur Keluhan Soal Drainase, Posyandu, Hingga Kekeringan
Wartakotalive/Andika Panduwinata
Muhamad Amud anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi Golkar temui konstituen saat reses 

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), Muhamad Amud, setelah dilantik langsung menemui konstituennya melalui reses.

Ia mengunjungi Kampung Larangan RT 03/07, Desa Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Selasa (1/10/2019) malam.

Dirinya menjelaskan reses merupakan kewajiban anggota DPRD untuk menyerap suara rakyatnya.

Misalnya menyerap dan menghimpun aspirasi konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala, menampung dan menindak lanjuti aspirasi serta pengaduan masyarakat. Dan juga memberikan pertanggung jawaban secara moral maupun politis kepada konstituen di daerah pemilihannya.

“Ini merupakan tanggung jawab moril kita terhadap aspirasi masyarakat. Apa saja keluhan dan kebutuhan rakyat kita rekap dan programkan,” ujar Amud, kepada Wartakotalive.com.

Menurutnya kegiatan reses anggota DPRD merupakan forum pertemuan di Dapil masing-masing masyarakat dengan anggota DPRD.

Mereka saling berinteraksi melalui dialog dalam rangka menyampaikan aspirasinya.

Ketua RW 11 Perumahan Nuansa Sukatani, Trisnanta Agus Wicaksono mengungkapkan sejumlah keluhan yang ada di wilayahnya itu kepada anggota dewan.

Agus menyebut jalan di lingkungan telah selesai dibetonisasi, tinggal saja drainase dan gedung Posyandu sudah tidak layak agar dapat diperbaiki lagi.

“Jalan di lingkungan telah selesai, tinggal saja saluran drainase butuh pembangunan turap agar nanti lebih baik lagi. Posyandu pun sudah lapuk agar dapat dibangunkan lagi,” kata Agus.

Selain Posyandu dan drainase, warga pun di musim kemarau kesulitan air bersih. Mereka berharap untuk saat sekarang agar keluhan ini bisa disampaikan ke Dinas terkait.

“Musim kemarau masih panjang, saat ini mohon pak dewan agar dinas terkait segera mengirimkan air bersih untuk warga Sukatani dan sekitarnya,” ungkapnya.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved