Sasar 1.000 Rumah Miskin, Gebrak Pakumis di Kabupaten Tangerang Sekarang Ada Plus-plusnya

Program tersebut sebelumnya hanya membangun dan membedah rumah saja. Namun saat ini ditambah dengan pemberdayaan masyarakatnya.

Sasar 1.000 Rumah Miskin, Gebrak Pakumis di Kabupaten Tangerang Sekarang Ada Plus-plusnya
Warta Kota/Andika Panduwinata
Pemerintahan Kabupaten Tangerang melalui Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pemakaman menggelar sosialisasi Perbup Nomor 63 Tahun 2019 tentang Gebrak Pakumis Plus. Acara tersebut digelar di Ruang Bola Sundul, Gedung Usaha Daerah Kabupaten Tangerang, Rabu, (2/10/2019). 

Pemerintah Kabupaten Tangerang mengeluarkan jurus baru untuk mengatasi permukiman padat penduduk, kumuh, dan miskin.

Melalui program yang diberi nama Gebrak Pakumis Plus atau kepanjangan dari Gerakan Bersama Rakyat Atasi Kawasan Padat, Kumuh, Miskin, dan Pemberdayaan Lingkungan Sosial Ekonomi, tahun ini menyasar 1.000 kepala keluarga (KK) kurang mampu.

Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pemakaman Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menjelaskan, program Gebrak Pakumis Plus merupakan program unggulan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMD) 2019-2023.

Program tersebut sebelumnya hanya membangun dan membedah rumah saja. Namun saat ini ditambah dengan pemberdayaan masyarakatnya.

“Saat ini program Gebrak Pakumis ada plus-nya, ya plus-nya itu adalah membangun lingkungan, sosial dan ekonomi masyarakatnya. Jadi bukan hanya rumahnya saja yang kami bedah tetapi ekonominya juga, agar warga tersebut bisa tumbuh menjadi masyarakat yang sejahtera,” ucap Iwan ditemui Wartakotalive.com di acara Sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 63 Tahun 2019 tentang Gebrak Pakumis Plus di Ruang Bola Sundul, Gedung Usaha Daerah Kabupaten Tangerang, Rabu, (2/10/2019).

Iwan menambahkan, bahwa kegiatan ini sudah dan akan dilaksanakan.

Dirinya berharap semoga dengan diadakannya sosialisasi ini dapat memberikan gambaran kepada Camat dapat kiranya memberikan dukungan kaitan dengan suksesnya kegiatan ini.

“Kami perlu kolaborasi dengan beberapa OPD (organisasi perangkat daerah-- red) yang terkait dengan penataan lingkungan kawasan permukiman sekaligus pemberdayaan ekonominya. Karena target tahun ini sebanyak 1.000 rumah,” paparnya.

Gandeng pihak lain

Sementara itu Sekda Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengungkapkan, dirinya sangat berterima kasih kepada Dinas Perkim dan jajarannya yang sudah berusaha untuk menggandeng pihak lainnya.

Di antaranya konsultan, pihak narasumber dari UNPAD maupun UNIS untuk menyempurnakan program Gebrak Pakumis Plus.

“Saya berharap ini bisa kita pertajam beberapa komitmen. Sebelumnya Program Gebrak Pakumis ini mengacu kepada Perbup Nomor 42 Tahun 2016 pada saat itu Gebrak Pakumis yang lama hanya terkait dengan fisiknya saja. Namun dalam Perbup Nomor 63 Tahun 2019 ada tambahan plusnya yakni meningkatlan kesejahteraan masyarakatnya juga,” ujar Sekda.

Menurutnya sejak tahun 2012 - 2018 yang lalu, pemerintah daerah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang sudah membangun atau merehab rumah sebanyak 6.694 unit.

Pada tahun 2019 ini ditargetkan sebanyak 1.000 unit yang akan dibangun.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved