Berita Video
VIDEO: Pengamat Tangerang Ibnu Jandi Komentari Joki Sertifikasi PNS
"Ini sangat miris, oknum PNS itu tak sejalan dengan kinerja Wali Kota yang sangat baik," ujar Jandi
Rombongan pegawai negeri sipil (PNS) Pemkot Tangerang ketahuan melakukan kecurangan. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) telah membongkar praktik pelanggaran tersebut.
LKPP mengungkap kasus joki sertifikasi yang dilakukan oleh para aparatur sipil negara (ASN) tersebut. Bahkan tak tanggung - tanggung sebanyak 28 pejabat di Pemkot Tangerang tersandung dalam kasus ini.
Pengamat kebijakan Tangerang, Ibnu Jandi mengaku miris dengan terbongkarnya perkara ini.
Terlebih saat ini Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah tengah gencar - gencarnya melakukan pembangunan.
"Ini sangat miris, oknum PNS itu tak sejalan dengan kinerja Wali Kota yang sangat baik," ujar Jandi kepada Warta Kota saat dijumpai di kantornya, Selasa (1/10/2019).
Dosen dari Universitas Kota Tangerang ini menyebut banyak berbagai penghargaan yang diraih Wali Kota. Namun kerap kali diciderai oleh pegawainya itu.
"Contohnya saja masalah kisruh dengan Menkumham, kasus truk tanah, labelisasi keluarga miskin dan yang terakhir 28 PNS terlibat joki sertifikasi," ucapnya.
Menurutnya para PNS di Pemkot Tangerang tak dapat mengejar kinerja Wali Kota yang terus berlari kencang dalam pembangunan. Jandi juga berharap agar Wali Kota bersifat Arief sesuai dengan namanya dalam menanggapi berbagai permasalahan yang kerap terjadi belakangan ini.
"Saran saya Wali Kota bisa membuat semacam bimbingan teknik tentang pelatihan barang dan jasa kepada anak buahnya itu. Agar mereka mendapatkan sertifikasi pengadaan barang dan jasa tidak menggunakan joki," kata Jandi. (dik)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pengarahan-cpns-tangerang.jpg)