Pilkada 2020

Pemkot Tangerang Selatan Siapkan Dana Pilkada 2020 Senilai Rp 100 Miliar

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Tangerang Selatan Warman Syanudin menjelaskan, pembahasan dana hibah ini sudah sampai tahap final.

Pemkot Tangerang Selatan Siapkan Dana Pilkada 2020 Senilai Rp 100 Miliar
Warta Kota/Andika Panduwinata
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Tangerang Selatan Warman Syanudin 

Berbagai instansi menggelar pertemuan secara tertutup dalam membahas anggaran hibah untuk penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangerang Selatan 2020.

Hadir dalam rapat itu, pewakilan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Tangerang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Polres Tangerang Selatan. 

Mereka melakukan pertemuan di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Selasa (1/10/2019).

Festival Kopi Sebagai Langkah Awal Bangun Wisata Kuliner di Tangerang Selatan

Disdukcapil Tangerang Selatan Raih Rekor MURI Pembuatan 7.474 KIA

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Tangerang Selatan  Warman Syanudin menjelaskan, pembahasan dana hibah untuk keperluan Pilkada Tangerang Selatan itu sudah sampai tahap final.

"Ini sudah final dan akan segera ditanda tangani oleh WaliKota (Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany--Red)," ujar Marwan saat dijumpai Warta Kota di Gedung Puspemkot Tangsel, Selasa (1/10/2019).

Marwan mengatakan, naskah pengesahan telah diserahkan kepada Walikota bersama sejumlah usulan proposal pengajuan dana dari masing-masing instansi tersebut.

Ribuan Warga Antusias Ramaikan HUT Kelurahan Pisangan Tangerang Selatan

VIDEO: Anggaran Pilkada Tangsel 2020 Tidak Sampai Rp 100 Miliar

"Proposal dari KPUD, Bawaslu dan Polres sudah  kami terima. Untuk tenggat waktunya selama 30 hari proses penandatanganan," ucapnya.

Kendati demikian Warman enggan berkomentar mengenai besaran pasti dari masing-masing yang diberikan kepada instansi tersebut.

Sebab besaran jumlah anggaran tersebut harus terlebih dulu ditandangani Walikota kemudian baru diumumkan ke publik.

"Intinya kurang dari Rp 100 miliar. Semuanya diserahkan dulu ke ibu Wali, baru nanti diberitahukan angka pasti akumulatifnya dari masing-masing lembaga yang terlibat dalam penyelenggaraan Pilkada ini," kata Warman. 

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved